alexametrics

Kapolri Ngaku Masih Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

loading...
Kapolri Ngaku Masih Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis mengatakan Polri masih mengejar pelaku penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis mengatakan Polri masih mengejar pelaku penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. Hal tersebut dikatakannya dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (20/11/2019).

"Polri akan terus melakukan pencarian kepada pelaku, serta akan memberikan akses seluas-luasnya dari KPK untuk melakukan verifikasi akses penyidikan yang dilakukan oleh Polri," ujar Idham Aziz.

Dia menuturkan penyidikan suatu kasus sangat bergantung kepada alat bukti yang didapatkan penyidik. Maka itu, kata dia, karakteristik setiap kasus akan berbeda.



"Ada kasus yang dapat yang diungkap dengan mudah seperti pembunuhan di Pulomas pada tanggal 26 Desember 2016 karena ada CCTV pelaku yang dikenali oleh penyidik," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Namun sebaliknya, lanjut dia, ada kasus yang sulit diungkap dengan membutuhkan waktu yang lama, seperti kasus pembunuhan mahasiswa Univeritas Indonesia (UI) di danau UI pada tahun 2015.

"Dalam penanganan kasus penyiraman air keras korban saudara Novel Baswedan Polri sudah bekerja secara maksimal melaksanakan langkah langkah penyidikan. Serta berkoodinasi seperti pihak eksternal, seperti KPK, Kompolnas, Komnas HAM, ombudsman dan para pakar profesional bahkan dengan kepolisian Australia AFP," katanya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak