Meutya Hafid Apresiasi Pembebasan Sandera Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens

Sabtu, 21 September 2024 - 14:16 WIB
loading...
Meutya Hafid Apresiasi...
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengapresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pembebasan sandera pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Kapten Philip Mark Mehrtens. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengapresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pembebasan sandera pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Kapten Philip Mark Mehrtens oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2024. Pembebasan tersebut dilakukan setelah Kapten Philip disandera selama 19 bulan oleh kelompok bersenjata di Papua.

Meutya Hafid secara khusus mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan TNI-Polri. Termasuk Badan Intelijen Negara (BIN), Pemerintah Daerah Papua, tokoh-tokoh adat dan Gereja di Papua, serta semua pihak yang telah berupaya dalam pembebasan Kapten Philip.

Meutya Hafid juga memberikan apresiasi atas pendekatan soft approach yang diterapkan oleh aparat keamanan dalam proses pembebasan sandera. Menurutnya, metode yang mengedepankan dialog dan pendekatan humanis merupakan langkah penting dan dapat dijadikan benchmark untuk operasi-operasi serupa di masa mendatang.

Baca juga: Pilot Susi Air Philip Mahrtens Bebas, Jokowi: Proses Negosiasi Panjang, Tidak Represif

"Pendekatan soft approach yang dilakukan ini menunjukkan bahwa penyelesaian konflik dapat dilakukan dengan cara yang damai dan terukur. Ini adalah sebuah pencapaian yang perlu kita terus kembangkan dalam menghadapi situasi-situasi serupa ke depan," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi I Ingatkan Pemerintah...
Komisi I Ingatkan Pemerintah Hati-hati Jadikan Bandara Kertajati sebagai Bengkel Pesawat Hercules
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Belajar dari Kasus Andrie...
Belajar dari Kasus Andrie Yunus, Komisi I Usul Aturan Peradilan Militer Direvisi
Komisi I DPR Bakal Panggil...
Komisi I DPR Bakal Panggil Menhan Bahas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon hingga Kasus Penyiraman Air Keras
Gelar Patroli Simpatik,...
Gelar Patroli Simpatik, Pangdam I, Kapolda, dan Gubernur Sumut Bagikan Sembako ke Masyarakat
TNI Imbau Massa Menjauh...
TNI Imbau Massa Menjauh dari Rumah Ahmad Sahroni, Situasi Kembali Kondusif
Rumah Ahmad Sahroni...
Rumah Ahmad Sahroni Dirusak Warga, Sejumlah Barang Berharga Dijarah
Rekomendasi
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved