alexametrics

Baku Tembak, Dua Terduga Teroris Tewas dan 1 Polisi Terluka

loading...
Baku Tembak, Dua Terduga Teroris Tewas dan 1 Polisi Terluka
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat diwawancarai. (Foto/Istimewa/Andi Yusri)
A+ A-
DELISERDANG - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiterror baku tembak dengan sekelompok terduga teroris di kawasan Desa Kota Datar, Hamparan Perak, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (16/11/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

Informasi yang dihimpun SINDOnews, dua orang terduga teroris berhasil ditembak mati dan seorang personel Polisi mengalami luka tembak di bagian paha.

(Baca juga: Polisi Sebut Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Bom Medan)



Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto membenarkan telah terjadi baku tembak dan Polisi berhasil menembak mati dua orang terduga teroris di kawasan Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

"Iya tadi saya dapat informasi dua tersangka ada baku tembak dengan anggota Densus. Satu anggota kita terluka, dua terduga teroris meninggal dunia," terangnya saat ditemui di Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Sabtu (16/11/2019).

Namun Kapolda enggan membeberkan secara rinci identitas kedua terduga teroris yang ditembak mati tersebut. Tim Densus 88 AT, sebut Agus, awalnya hendak melakukan penangkapan terhadap terduga teroris.

Saat itu, tiga terduga teroris yang menumpangi kendaraan sepeda motor diberhentikan personel Densus 88. Namun, yang terjadi baku tembak di areal perkebunan Dusun I Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

Hasilnya, dua terduga teroris ditemukan tewas sedangkan seorang lagi melarikan diri. Sementara itu seorang Polisi diketahui tertembak di bagian paha dan sedang dirawat di Puskesmas Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak.

Densus 88 juga berhasil mengamankan tiga orang di Aceh. "Iya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat kita kejar terus sampai ke luar Sumut. Yang kita kejar ke luar itu sudah kita amankan tiga orang dari Aceh," ungkapnya.

Kemungkinan rangkaian kejadian itu merupakan bagian dari penangkapan terduga teroris yang diduga masih berkaitan dengan peristiwa ledakan bom bunuh diri terduga RMN di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) lalu.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak