Domestikasi Digital, Happy atau Kita Harus Ngeri?

Senin, 16 September 2024 - 21:12 WIB
loading...
A A A
Aplikasi dan intervensi teknologi ke dalam rumah pintar memang berkontribusi bagi kemudahan dan kepraktisan. Namun seperti disinyalir para peneliti tadi, ada sejumlah potensi negatif di balik domestikasi digital. Terutama adalah kesehatan mental. Menurut para peneliti itu, konektivitas yang terus menerus dan konstan dapat menyebabkan beban emosional dan stres. Ini bisa menimpa khususnya pada orang tua yang mungkin merasakan tekanan untuk selalu siap sedia dan tanggap.

Di sisi lain, konektivitas yang konstan ini makin mengaburkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan rumah tangga yang semakin berkontribusi terhadap stres. Meskipun perangkat digital dapat menawarkan hiburan dan relaksasi, sayangnya perangkat tersebut juga dapat berkontribusi terhadap perasaan terisolasi, cemas, dan kelebihan informasi. Negosiasi mengenai ruang privat dan publik yang penting bagi “me time” juga makin sulit ditemukan para penghuni rumah pintar.

baca juga: Dukung Rumah Pintar di Indonesia, EZVIZ Luncurkan Berbagai Produk Baru

Lalu, dampak negatif terkait dengan komunikasi, yang diyakini banyak pihak sebagai elemen penting dalam membangun keharmonisan dan kekuatan keluarga. Aplikasi digital ke dalam rumah memang membantu banyak tugas, menyenangkan, memanjakan bahkan membuat hidup lebih praktis. Tetapi para peneliti mengingatkan dampaknya bagi terjadinya perubahan pola komunikasi.

Menurut para peneliti itu, teknologi digital telah mengubah cara anggota keluarga berkomunikasi satu sama lain. Pesan instan, panggilan video, dan media sosial telah menjadi sarana interaksi yang umum, terkadang menggantikan percakapan tatap muka.

Ini berarti, design rumah yang semula banyak mengondisikan percakapan para anggota keluarga di dalam rumah agar keharmonisan dan kekuatan keluarga terbangun perlahan-lahan bergeser. Satu sisi, kita merasakan happy dengan kemajuan dan aplikasi teknologi ke dalam rumah sebagai ruang domestik kita. Tapi, benarkah kita tak perlu ngeri dengan dampak negatifnya?
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
OttoDigital Optimalkan...
OttoDigital Optimalkan Sistem Pembayaran Digital di Jakarta Fair 2026
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Rekomendasi
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved