Disindir, KAMI: Terimakasih Atas Respons Ibu Megawati
Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:55 WIB
loading...
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tidak mempersoalkan sindiran dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. KAMI justru berterimakasih kepada Megawati.
"Yang pertama tentunya KAMI Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia terimakasih atas respons tanggapan dari Ibu Megawati apapun bentuknya dan komentarnya. Artinya Ibu Megawati masih punya perhatian terhadap KAMI, seperti itu," ujar Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani kepada SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
(Baca: Dituding Incar Presiden, KAMI Jawab Sindiran Megawati)
Yani mengatakan, seseorang yang tidak punya perhatian pasti tidak mengeluarkan komentar, tanggapan ataupun respons. "Dan itu menurut KAMI sah-sah saja respons terhadap KAMI baik memberikan dukungan atau ada yang memberikan kritik, ini adalah hak dari setiap warga negara, apalagi Ibu Megawati," ujarnya.
Dia mengatakan, para anggota KAMI sudah mengikat diri dalam jati diri. Oleh karena, kata Yani, KAMI bukan kendaraan politik, organisasi kemasyarakatan ataupun organisasi politik yang sedang menggadang-gadang orang sebagai calon presiden.
"Yang pertama tentunya KAMI Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia terimakasih atas respons tanggapan dari Ibu Megawati apapun bentuknya dan komentarnya. Artinya Ibu Megawati masih punya perhatian terhadap KAMI, seperti itu," ujar Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani kepada SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
(Baca: Dituding Incar Presiden, KAMI Jawab Sindiran Megawati)
Yani mengatakan, seseorang yang tidak punya perhatian pasti tidak mengeluarkan komentar, tanggapan ataupun respons. "Dan itu menurut KAMI sah-sah saja respons terhadap KAMI baik memberikan dukungan atau ada yang memberikan kritik, ini adalah hak dari setiap warga negara, apalagi Ibu Megawati," ujarnya.
Dia mengatakan, para anggota KAMI sudah mengikat diri dalam jati diri. Oleh karena, kata Yani, KAMI bukan kendaraan politik, organisasi kemasyarakatan ataupun organisasi politik yang sedang menggadang-gadang orang sebagai calon presiden.
Lihat Juga :