Nawawi Ungkap Pimpinan KPK Sulit Bertemu Presiden, 5 Tahun Hanya Diterima Sekali
Kamis, 12 September 2024 - 22:20 WIB
loading...
Komisioner KPK dalam diskusi bertajuk Bertahan Arungi Gelombang di Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9/2024). FOTO/SINDOnews/NUR KHABIBI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengungkapkan pimpinan KPK sulit bertemu dengan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dalam lima tahun terakhir. Ia melihat organisasi kemasyarakatan (ormas) malah lebih mudah bertemu presiden.
"Saya pernah bercanda dengan Pak Alex, saya kirimi satu link pemberitaan. 'Pak Alex, lebih mudah ormas ya ketemu Pak Presiden daripada pimpinan KPK', lima tahun kami di sana, tidak pernah sekali pun kami diundang untuk membicarakan KPK," kata Nawawi dalam diskusi bertajuk 'Bertahan Arungi Gelombang' di Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).
"Terserah kalian artinya ini, menafsirkan apa. Seorang pemimpin negara tidak pernah mengundang," sambungnya.
Nawawi menyebutkan, pimpinan mengaku pernah meminta bertemu dengan Presiden Jokowi. Namun, permintaannya hanya sekali terealisasi. "Kami itu ada beberapa kali mengajukan permohonan untuk menghadap, satu kali saja itu dipenuhi kaitannya dengan rencana penyelenggaraan Hakordia, pada waktu itu, satu kali," ujarnya.
Komisioner KPK pernah berharap bisa bertemu dengan Jokowi di saat pelantikan Johanis TanakTanak sebagai pimpinan KPK. Namun, pada saat itu Jokowi memilih mengundang Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
"Usai pelantikan kami berharap kami dipanggil, tidak, yang dipanggil itu Dewas saat itu," ucapnya.
"Saya pernah bercanda dengan Pak Alex, saya kirimi satu link pemberitaan. 'Pak Alex, lebih mudah ormas ya ketemu Pak Presiden daripada pimpinan KPK', lima tahun kami di sana, tidak pernah sekali pun kami diundang untuk membicarakan KPK," kata Nawawi dalam diskusi bertajuk 'Bertahan Arungi Gelombang' di Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9/2024).
"Terserah kalian artinya ini, menafsirkan apa. Seorang pemimpin negara tidak pernah mengundang," sambungnya.
Nawawi menyebutkan, pimpinan mengaku pernah meminta bertemu dengan Presiden Jokowi. Namun, permintaannya hanya sekali terealisasi. "Kami itu ada beberapa kali mengajukan permohonan untuk menghadap, satu kali saja itu dipenuhi kaitannya dengan rencana penyelenggaraan Hakordia, pada waktu itu, satu kali," ujarnya.
Komisioner KPK pernah berharap bisa bertemu dengan Jokowi di saat pelantikan Johanis TanakTanak sebagai pimpinan KPK. Namun, pada saat itu Jokowi memilih mengundang Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
"Usai pelantikan kami berharap kami dipanggil, tidak, yang dipanggil itu Dewas saat itu," ucapnya.
Lihat Juga :