alexametrics

Lemkapi: Program Promoter Relevan Diteruskan Kapolri Baru

loading...
Lemkapi: Program Promoter Relevan Diteruskan Kapolri Baru
Calon Kapolri Komjen Pol Idham Azis dan istri memberikan keterangan seusai menerima kunjungan Komisi III DPR di kediamannya, Jalan Panglima Polim III, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Foto: SINDOnews/Yulianto
A+ A-
JAKARTA - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi penampilan yang bersahaja dan meyakinkan calon Kapolri, Komjen Pol Idham Azis, saat menjalani fit and proper test di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Saat menyampaikan paparan, Idham mengaku tidak mempunyai visi-misi, hanya punya komitmen meningkatkan tujuh prioritas Polri dalam penguatan program Promoter atau Profesional, Modern, Terpercaya, yang sudah dijalankan sejak era Kapolri sebelumnya. Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri ini tampak menguasai berbagai persoalan dalam mengelola keamanan di negeri ini.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menilai bahwa program Promoter mantan Kapolri Tito Karnavian sampai saat ini masih sangat relevan untuk diteruskan. Program Promoter selama tiga tahun dilaksanakan, telah membuah kinerja Polri semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Bhayangkara negara ini semakin tinggi.



"Kami setuju program Promoter tetap dilanjutkan dan tinggal dilakukan sejumlah penguatan oleh calon Kapolri terhadap program ini, agar kehadiran Promoter semakin dirasakan masyarakat," ujar mantan anggota Kompolnas ini dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews. (Baca juga: Idham Aziz Paparkan Sejumlah Agenda 2020 Fokus Perhatian Polri)

Menurut dosen hukum kepolisian Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta ini, penguatan tujuh program prioritas yang disampaikan Idham sangat bagus. Ketujuh program tersebut yakni mewujudkan SDM unggul, pemantapan Harkamtibmas, penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi, penataan kelembagaan, dan pengawasan. Kami setuju program ini diperkuat untuk Polri yang lebih baik," kata doktor ilmu hukum ini.

Melihat kapabilitas calon tunggal Kapolri tersebut, pihaknya menilai Idham sangat layak disetujui oleh Komisi III menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang saat ini menjabat Menteri Dalam Negeri. "Kami melihat Pak Idham begitu meyakinkan dan menguasai persoalan keamanan, termasuk penanganan terorisme yang kini begitu meresahkan. Lemkapi mendukung keputusan Komisi III memilih Idham jadi Kapolri," pungkas pemerhati Polri ini.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak