BMKG Sebut Peningkatan Suhu Udara di Pulau Jawa Akan Berlangsung Sampai Oktober 2024

Sabtu, 07 September 2024 - 14:55 WIB
loading...
BMKG Sebut Peningkatan...
BMKG mengungkapkan peningkatan suhu udara di wilayah Pulau Jawa akan berlangsung hingga Oktober 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengungkapkan peningkatan suhu udara di wilayah Pulau Jawa akan berlangsung hingga Oktober 2024.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengungkapkan peningkatan suhu udara akhir-akhir ini juga terkait dengan periode musim kemarau. “Di Pulau Jawa, peningkatan suhu ini juga terkait dengan periode musim kemarau yang masih akan berlangsung hingga bulan Oktober,” ujar Ardhasena, Sabtu (7/9/2024).

Ardhasena mengatakan pada periode musim kemarau, cuaca umumnya cerah dengan tingkat pertumbuhan awan pada siang hari sangat minim. Kondisi ini menyebabkan suhu di siang hari terasa sangat terik karena penyinaran matahari ke permukaan Bumi tidak mengalami hambatan oleh awan di atmosfer.

Baca juga: WHO Sebut Suhu Panas Ekstrem Bunuh 175.000 Orang di Eropa

“Suhu di Pulau Jawa umumnya mencapai nilai tertinggi pada bulan Oktober, yaitu ketika posisi semu matahari berada di atas Pulau Jawa,” papar Ardhasena.

Selain itu, Ardhasena mengatakan kondisi suhu di sejumlah wilayah saat ini di antaranya Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berada dalam kondisi di atas normal.

Baca juga: Kenapa Udara Malang Siang Panas dan Dingin Menusuk Malam Hari? Ini Kata BMKG

“Suhu yang terukur saat ini memang menunjukkan kondisi di atas normal pada sebagian lokasi di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan NTT sebagaimana ditunjukkan dalam gambar di bawah ini (warna merah menunjukkan kondisi atas normal, tanda bintang menunjukkan suhu level ekstrem menurut historis di masing-masing lokasi),” kata Ardhasena.

Berikut data suhu maksimum harian di Indonesia per 6 September pukul 07.00 WIB hingga 7 September pukul 07.00 WIB:

- Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Semarang: 36.6 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Semarang: 35.9 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Pangsuma Kapuas Hulu, Kalimantan Barat: 35.8 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Perak I, Surabaya, Jawa Timur: 35.7 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Kalimantan Utara: 35.7 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, Jawa Barat: 35.6 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat: 35.6 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatra Selatan: 35.5 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur: 35.5 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Kemayoran, Jakarta Pusat: 35.4 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Radin Inten II, Bandar Lampung, Lampung: 35.4 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat: 35.2 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Paloh, Sambas, Kalimantan Barat: 35.2 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat: 35.0 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Nangapinoh, Melawi, Kalimantan Barat: 35.0 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur: 34.9 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Budiarto, Tangerang, Banten: 34.8 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman, Ketapang, Kalimantan Barat: 34.8 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin,Makassar, Sulawesi Selatan: 34.7 derajat Celsius

- Stasiun Meteorologi Sultan Thaha, Jambi: 34.6 derajat Celsius.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Rekomendasi
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
Berita Terkini
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved