Raih KDI 2020, Bupati Pasuruan Dorong Inovasi Lawan Covid-19
Rabu, 26 Agustus 2020 - 18:14 WIB
loading...
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf berterima kasih atas apresiasi yang diberikan KORAN SINDO dan SINDOnews.com dalam ajang Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2020 digelar secara virtual melalui channel YouTube SINDOnews, Rabu (23/8/2020).
KDI merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun daerahnya. "Intinya apresiasi ini akan kita jadikan motivasi bagi kepala organisasi perangkat desa (OPD) dan camat saya untuk terus berinovasi," ujar Irsyad. (Baca juga: Raih KDI 2020, Bupati Lembata Semangat Berinovasi Bangkit dari Pandemi)
Irsyad telah memunculkan inovasi dan terobosan dengan program keluarga berdaya lawan Covid-19 (Kebal Covid-19). Program ini dimaksudkan mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk betul-betul menghadapi Covid-19 secara kebal dan tentu tidak terlepas dari keluarga. "Kenapa kami mengatakan keluarga. Karena, keluarga ini adalah bagian terkecil dari masyarakat," ujar salah satu peraih anugerah KDI 2020 pada kategori ekonomi ini.
Dia mengungkapkan secara bertahap telah mensosialisasikan dan melaksanakan program Kebal Covid-19 kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. (Baca juga: Menteri PAN-RB: Inovasi Dorong Prestasi dan Integritas Pemda )
Dia juga berharap masyarakat dapat berdaya dalam menghadapi Covid-19, yakni pertama melakukan mitigasi agar masyarakat mengerti dan tidak mengucilkan salah seorang warga Kabupaten Pasuruan yang terkena Covid-19.
"Kemudian daya dan kemampuan terhadap kesehatan keluarga, menjaga bagaimana mengurangi dan menghambat penularan. Yang berikutnya adalah daya spiritual ini menjadi penting berdoa memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.
Irsyad juga mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan berwirausaha untuk bersama membantu untuk memulihkan perekonomian Kabupaten Pasuruan akibat pandemi covid-19.
"Kesimpulannya, menghadapi pandemi dibutuhkan kegotongroyongan semua lapisan masyarakat dan itu semua dimulai dari keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat itu sendiri," ujarnya.
KDI merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun daerahnya. "Intinya apresiasi ini akan kita jadikan motivasi bagi kepala organisasi perangkat desa (OPD) dan camat saya untuk terus berinovasi," ujar Irsyad. (Baca juga: Raih KDI 2020, Bupati Lembata Semangat Berinovasi Bangkit dari Pandemi)
Irsyad telah memunculkan inovasi dan terobosan dengan program keluarga berdaya lawan Covid-19 (Kebal Covid-19). Program ini dimaksudkan mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk betul-betul menghadapi Covid-19 secara kebal dan tentu tidak terlepas dari keluarga. "Kenapa kami mengatakan keluarga. Karena, keluarga ini adalah bagian terkecil dari masyarakat," ujar salah satu peraih anugerah KDI 2020 pada kategori ekonomi ini.
Dia mengungkapkan secara bertahap telah mensosialisasikan dan melaksanakan program Kebal Covid-19 kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. (Baca juga: Menteri PAN-RB: Inovasi Dorong Prestasi dan Integritas Pemda )
Dia juga berharap masyarakat dapat berdaya dalam menghadapi Covid-19, yakni pertama melakukan mitigasi agar masyarakat mengerti dan tidak mengucilkan salah seorang warga Kabupaten Pasuruan yang terkena Covid-19.
"Kemudian daya dan kemampuan terhadap kesehatan keluarga, menjaga bagaimana mengurangi dan menghambat penularan. Yang berikutnya adalah daya spiritual ini menjadi penting berdoa memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.
Irsyad juga mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan berwirausaha untuk bersama membantu untuk memulihkan perekonomian Kabupaten Pasuruan akibat pandemi covid-19.
"Kesimpulannya, menghadapi pandemi dibutuhkan kegotongroyongan semua lapisan masyarakat dan itu semua dimulai dari keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat itu sendiri," ujarnya.
(dam)
Lihat Juga :