Debat Panas dengan Silfester Matutina, Siapa Sebenarnya Rocky Gerung Pengkritik Keras Jokowi?
Rabu, 04 September 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai ilmuwan filsafat, salah satu bidang kajian Rocky adalah filsafat feminisme. Rocky juga seorang pengajar Kajian Filsafat dan Feminisme (Kaffe) yang merupakan salah satu program Jurnal Perempuan.
Meski memiliki latar belakang keilmuan filsafat, Rocky Gerung justru dikenal sebagai pengamat politik. Saat kuliah dia sudah dekat dengan beberapa aktivis seperti Marsillam Simanjuntak hingga Hariman Siregar.
Di masa pemerintahan Jokowi, Rocky adalah pengkritik yang keras. Tak jarang komentarnya menuai kontroversial. Tak hanya saat tampil di acara televisi, dia juga kerap membuat cuitan di Twitter yang kontroversial.
Rocky Gerung mulai diperhatikan publik pada awal tahun 2017. Saat itu, dia mengkritik pemerintah. Bahkan, dia menyatakan pemerintah sebagai pembuat hoaks terbaik, karena memiliki banyak perangkat untuk berbohong.
Sejak itu Rocky mulai terkenal sebagai salah satu pengkritik keras pemerintah, sehingga sering diundang untuk menjadi narasumber baik di acara televisi maupun diskusi di kampus-kampus.
Akibat pedasnya mulut Rocky, dia pernah dilaporkan terkait tuduhan penistaan agama pada tahun 2018. Hal ini buntut dari pernyataannya yang menyebut kitab suci sebagai fiksi. Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.
Meski memiliki latar belakang keilmuan filsafat, Rocky Gerung justru dikenal sebagai pengamat politik. Saat kuliah dia sudah dekat dengan beberapa aktivis seperti Marsillam Simanjuntak hingga Hariman Siregar.
Di masa pemerintahan Jokowi, Rocky adalah pengkritik yang keras. Tak jarang komentarnya menuai kontroversial. Tak hanya saat tampil di acara televisi, dia juga kerap membuat cuitan di Twitter yang kontroversial.
Rocky Gerung mulai diperhatikan publik pada awal tahun 2017. Saat itu, dia mengkritik pemerintah. Bahkan, dia menyatakan pemerintah sebagai pembuat hoaks terbaik, karena memiliki banyak perangkat untuk berbohong.
Sejak itu Rocky mulai terkenal sebagai salah satu pengkritik keras pemerintah, sehingga sering diundang untuk menjadi narasumber baik di acara televisi maupun diskusi di kampus-kampus.
Akibat pedasnya mulut Rocky, dia pernah dilaporkan terkait tuduhan penistaan agama pada tahun 2018. Hal ini buntut dari pernyataannya yang menyebut kitab suci sebagai fiksi. Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.
Lihat Juga :