Pemerintah Lanjutkan Modifikasi Cuaca di IKN hingga 12 September 2024
Senin, 02 September 2024 - 14:16 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan operasi modifikasi cuaca di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur hingga 12 September 2024. FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan operasi modifikasi cuaca di Ibu Kota Nusantara ( IKN ), Kalimantan Timur akan dilanjutkan. Perpanjangan operasi itu hingga 12 September 2024.
Kesepakatan perpanjangan modifikasi cuaca itu setelah Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024). Turut hadir langsung dalam rapat itu seperti stakeholder BNPB, BMKG pemerintah provinsi Kalimantan Timur, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui daring.
"Atas usulan dari pemerintah PPU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tentu saja dari Kepala Otorita IKN, untuk operasi modifikasi cuaca yang dilakukan BNPB tetap dilanjutkan. Setidaknya operasinya berlanjut sampai tgl 12 September 2024," ujar Muhadjir dalam konferensi pers usai RTM.
Perpanjangan modifikasi cuaca itu, juga didasari hasil laporan Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan intensitas hujan masih tinggi di kawasan tersebut hingga bulan September.
Kesepakatan perpanjangan modifikasi cuaca itu setelah Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024). Turut hadir langsung dalam rapat itu seperti stakeholder BNPB, BMKG pemerintah provinsi Kalimantan Timur, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui daring.
"Atas usulan dari pemerintah PPU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tentu saja dari Kepala Otorita IKN, untuk operasi modifikasi cuaca yang dilakukan BNPB tetap dilanjutkan. Setidaknya operasinya berlanjut sampai tgl 12 September 2024," ujar Muhadjir dalam konferensi pers usai RTM.
Perpanjangan modifikasi cuaca itu, juga didasari hasil laporan Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan intensitas hujan masih tinggi di kawasan tersebut hingga bulan September.
Lihat Juga :