Istana: Anggota Pengamanan Kunjungan Presiden Jokowi yang Keracunan Telah Membaik
Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:21 WIB
loading...
Istana menyebut anggota pengamanan dari TNI dan Polri yang diduga keracunan saat mengawal kunjungan kerja Presiden Jokowi di Bendungan Leuwikeris, Tasikmalaya sudah membaik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Istana buka suara terkait petugas jajaran pengamanan dari TNI dan Polri untuk mengawal kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Bendungan Leuwikeris, Tasikmalaya diduga mengalami keracunan pada Rabu 28 Agustus 2024.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menjelaskan para petugas pengamanan tersebut saat ini telah berangsur pulih.
"Kami berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda serta Tim Medis. Alhamdulilah para petugas yang mengalami gangguan kesehatan semuanya telah pulih dan dapat bertugas kembali," kata Yusuf, Kamis (30/8/2024).
Baca juga: 4 Fakta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Mantan Perisai Hidup Jokowi yang Jadi Pangdam Jaya
Yusuf mengatakan pihaknya juga terus memantau para petugas keamanan yang diduga mengalami keracunan tersebut. "Kami juga memantau perkembangan Jajaran Pengamanan yang mengalami gangguan kesehatan saat melakukan pengecekan dan persiapan dilapangan," kata Yusuf.
Sementara itu terkait penyelidikan mengenai penyebab dugaan keracunan, kata Yusuf, pihaknya masih menunggu perkembangan. "Kami masih minta perkembangan penyebab pasti Sementara diduga karena makanan," kata Yusuf.
Baca juga: Deretan Jenderal Pernah Menjabat Danpaspampres Era Jokowi, Didominasi dari Kopassus
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menjelaskan para petugas pengamanan tersebut saat ini telah berangsur pulih.
"Kami berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda serta Tim Medis. Alhamdulilah para petugas yang mengalami gangguan kesehatan semuanya telah pulih dan dapat bertugas kembali," kata Yusuf, Kamis (30/8/2024).
Baca juga: 4 Fakta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Mantan Perisai Hidup Jokowi yang Jadi Pangdam Jaya
Yusuf mengatakan pihaknya juga terus memantau para petugas keamanan yang diduga mengalami keracunan tersebut. "Kami juga memantau perkembangan Jajaran Pengamanan yang mengalami gangguan kesehatan saat melakukan pengecekan dan persiapan dilapangan," kata Yusuf.
Sementara itu terkait penyelidikan mengenai penyebab dugaan keracunan, kata Yusuf, pihaknya masih menunggu perkembangan. "Kami masih minta perkembangan penyebab pasti Sementara diduga karena makanan," kata Yusuf.
Baca juga: Deretan Jenderal Pernah Menjabat Danpaspampres Era Jokowi, Didominasi dari Kopassus
Lihat Juga :