Brevet Koleksi Mayjen Bangun Nawoko, Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad Jebolan Akmil 1992
Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Riwayat penugasan Bangun selama menjadi prajurit juga cukup mentereng. Dia tercatat pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja di Timor-Timur (1994), Operasi Seroja di Timor-Timur (1996), Operasi Pengamanan Daerah Rawan Aceh (1999), Operasi Pemulihan Keamanan/Darurat Militer (Opslihkam/Darmil) Aceh (2005), dan Operasi Pamtas RI-Malaysia (2010).
Sebagai Pati TNI AD yang memiliki karier yang cemerlang, Bangun menyandang sejumlah brevet. Brevet ini dia kumpulkan sepanjang 32 tahun berkarier di militer. Apa saja brevet yang dimiliki Mayjen Bangun Nawoko?
Brevet Para Raider adalah simbol kehormatan yang diberikan kepada prajurit TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan sebagai pasukan Para Raider. Prajurit diberikan pelatihan dasar penerjunan, termasuk teknik penerjunan, penguasaan alat, dan prosedur keselamatan, untuk memastikan prajurit dapat melakukan operasi lintas udara dengan aman dan efektif.
Setelah itu, prajurit melanjutkan ke pelatihan raider yang mencakup taktik pertempuran darat, teknik infiltrasi, penyerbuan, dan operasi penyergapan, serta latihan fisik dan simulasi tempur intensif. Prajurit harus melewati serangkaian ujian dan evaluasi yang mencakup simulasi operasi militer, serta tes fisik dan mental yang ketat.
Setiap prajurit yang memiliki brevet ini berarti telah mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad dan telah resmi menyandang predikat prajurit Cakra Kostrad.
Makna tanda Kualifikasi/Brevet Cakra Satuan Kostrad, yakni Bintang sebagai dasar Falsafah NKRI, bahwa setiap prajurit wajib membela dan mempertahankannya. Bunga Teratai, merupakan lambang landasan kekuatan dari Pancasila dan Sapta Marga.
Sementara Cakra merupakan lambang senjata yang menentukan di mana tujuh gigi yang berupa obor, tujuh pedoman TNI yang meliputi beriman, dicintai rakyat dan mematikan.
Selanjutnya Api, semangat prajurit Kostrad dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya menjaga kedaulatan NKRI selalu berkobar dan tidak pernah padam. Sedangkan tulisan Cakra, menggambarkan satuan Kostrad.
Sebagai Pati TNI AD yang memiliki karier yang cemerlang, Bangun menyandang sejumlah brevet. Brevet ini dia kumpulkan sepanjang 32 tahun berkarier di militer. Apa saja brevet yang dimiliki Mayjen Bangun Nawoko?
Daftar Brevet Koleksi Mayjen TNI Bangun Nawoko
1. Brevet Kualifikasi Para Raider
Brevet Para Raider adalah simbol kehormatan yang diberikan kepada prajurit TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan sebagai pasukan Para Raider. Prajurit diberikan pelatihan dasar penerjunan, termasuk teknik penerjunan, penguasaan alat, dan prosedur keselamatan, untuk memastikan prajurit dapat melakukan operasi lintas udara dengan aman dan efektif.
Setelah itu, prajurit melanjutkan ke pelatihan raider yang mencakup taktik pertempuran darat, teknik infiltrasi, penyerbuan, dan operasi penyergapan, serta latihan fisik dan simulasi tempur intensif. Prajurit harus melewati serangkaian ujian dan evaluasi yang mencakup simulasi operasi militer, serta tes fisik dan mental yang ketat.
2. Brevet Kualifikasi Cakra Kostrad
Setiap prajurit yang memiliki brevet ini berarti telah mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad dan telah resmi menyandang predikat prajurit Cakra Kostrad.
Makna tanda Kualifikasi/Brevet Cakra Satuan Kostrad, yakni Bintang sebagai dasar Falsafah NKRI, bahwa setiap prajurit wajib membela dan mempertahankannya. Bunga Teratai, merupakan lambang landasan kekuatan dari Pancasila dan Sapta Marga.
Sementara Cakra merupakan lambang senjata yang menentukan di mana tujuh gigi yang berupa obor, tujuh pedoman TNI yang meliputi beriman, dicintai rakyat dan mematikan.
Selanjutnya Api, semangat prajurit Kostrad dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya menjaga kedaulatan NKRI selalu berkobar dan tidak pernah padam. Sedangkan tulisan Cakra, menggambarkan satuan Kostrad.
Lihat Juga :