7 Fakta Menarik Rano Karno di Dunia Politik, Nomor 3 Gagal Jadi Cawagub DKI Jakarta 2007
Rabu, 28 Agustus 2024 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Pasangan Atut-Rano Karno mengalahkan pasangan nomor urut 2 Wahidin Halim-Irna Narulita dan nomor urut 3 Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki.
Dari situlah, Rano Karno ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menjabat sebagai Plt Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah.
Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah menunjuk Elang Mangkubumi sebagai Ketua Tim Pemenangan di Banten. Namun, atas pertimbangan TPN, Rano Karno kemudian menggantikan Abah Elang sebagai penasihat.
5. Ditunjuk Jadi Plt Gubernur Banten
Pada 2014, Ratu Atut Chosiyah yang masih aktif menjabat sebagai Gubernur harus nonaktif setelah terlibat kasus suap pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).Dari situlah, Rano Karno ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menjabat sebagai Plt Gubernur Banten menggantikan Ratu Atut Chosiyah.
6. Menjadi Anggota DPR
Setelah menjalankan tanggung jawabnya sebagai Gubernur Banten hingga 2017, nama Rano Karno sempat menghilang sementara dari panggung politik Indonesia. Sosoknya kembali muncul setelah berhasil menjadi anggota DPR Daerah Pemilihan Banten III untuk masa jabatan 2019–2024. Ini adalah kali pertama Rano Karno menduduki posisi di Legislatif.7. Jadi Ketua TPD Ganjar-Mahfud
Menjelang Pemilu Presiden 2024 lalu, Rano Karno sempat ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) untuk pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Provinsi Banten.Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah menunjuk Elang Mangkubumi sebagai Ketua Tim Pemenangan di Banten. Namun, atas pertimbangan TPN, Rano Karno kemudian menggantikan Abah Elang sebagai penasihat.
(abd)
Lihat Juga :