7 Fakta Menarik Rano Karno di Dunia Politik, Nomor 3 Gagal Jadi Cawagub DKI Jakarta 2007
Rabu, 28 Agustus 2024 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun tersebut, pria Betawi asli itu dipercaya duduk di kursi di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hingga 2002. Barulah setelah itu ia ditunjuk menjadi Duta Niat Baik UNICEF untuk mempromosikan literasi.
Ketika menjabat sebagai anggota MPR, Rano Karno merupakan kader dari Golkar. Namun setelah reformasi, dirinya kemudian beralih ke PDIP.
Namun menjelang Pilkada, publik dikejutkan munculnya iklan keluarga Si Doel yang mendukung Fauzi Bowo. Hal itu memunculkan spekulasi dan rumor tidak sedap, bahwa Rano Karno memilih mundur dari kancah Pilkada Jakarta setelah menerima uang miliaran rupiah dari Fauzi Bowo.
Namun itu hanyalah rumor dan tidak terbukti kebenarannya. Rumor tersebut juga ditepis oleh kedua belah pihak.
Pada saat itu, Rano Karno diminta mendampingi Calon Bupati Ismet Iskandar pada Pilkada Tangerang 2008. Pasangan ini kemudian terpilih sebagai pemenang dan Rano menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008–2013.
Ketika menjabat sebagai anggota MPR, Rano Karno merupakan kader dari Golkar. Namun setelah reformasi, dirinya kemudian beralih ke PDIP.
2. Gagal Jadi Cawagub DKI Jakarta 2007
Sebenarnya, bukan kali ini Rano Karno diplot sebagai Cawagub DKI Jakarta. Pada 2007, dirinya menyebut jika ingin berkonsentrasi sebagai Cawagub DKI Jakarta.Namun menjelang Pilkada, publik dikejutkan munculnya iklan keluarga Si Doel yang mendukung Fauzi Bowo. Hal itu memunculkan spekulasi dan rumor tidak sedap, bahwa Rano Karno memilih mundur dari kancah Pilkada Jakarta setelah menerima uang miliaran rupiah dari Fauzi Bowo.
Namun itu hanyalah rumor dan tidak terbukti kebenarannya. Rumor tersebut juga ditepis oleh kedua belah pihak.
3. Menjadi Wakil Bupati Tangerang
Setelah batal jadi Cawagub DKI Jakarta, Rano Karno kembali mendapat sorotan setelah ditetapkan sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang di pengujung 2007.Pada saat itu, Rano Karno diminta mendampingi Calon Bupati Ismet Iskandar pada Pilkada Tangerang 2008. Pasangan ini kemudian terpilih sebagai pemenang dan Rano menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008–2013.
4. Menjadi Wakil Gubernur Banten
Sebelum masa jabatan berakhir pada 2013, Rano Karno kembali mencalonkan diri menjadi Cawagub Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah. Mereka berdua kemudian sukses menjadi wajah pemimpin Banten yang baru berdasar perhitungan KPUD Banten pada 30 Oktober 2011.Lihat Juga :