Pascaputusan MK, Cak Imin Tegaskan PKB Tak Selalu Bersama KIM Plus di Pilkada 2024
Minggu, 25 Agustus 2024 - 10:50 WIB
loading...
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, tidak akan selalu bersama dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilkada 2024. Foto/SINDOnews/achmad al fiqri
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, tidak akan selalu bersama dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilkada 2024. Pasalnya, pilkada memiliki hukum lokalitasnya. Pernyataan itu dilontarkan saat disinggung langkah PKB ke depan pascaadanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada 2024.
"Ya semua pilkada punya hukum lokalitasnya ya, semua sudah kompak dengan daerah masing-masing," katanya saat ditemui di sela-sela Muktamar ke-VI PKB, Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (24/8/2024).
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyebut , ada beberapa wilayah PKB bisa dan tidak berkoalisi dengan KIM Plus. "Tentu bisa bareng, bisa beda-beda, tapi tergantung perkembangan nanti," kata Cak Imin.
Baca juga: Tok! Cak Imin Kembali Pimpin PKB Periode 2024-2029
Sebelumnya, PKB mengakui adanya perubahan strategi dan peta politik dalam Pilkada 2024. Hal itu diakibatkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pencalonan kepala daerah.
"Ya semua pilkada punya hukum lokalitasnya ya, semua sudah kompak dengan daerah masing-masing," katanya saat ditemui di sela-sela Muktamar ke-VI PKB, Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (24/8/2024).
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyebut , ada beberapa wilayah PKB bisa dan tidak berkoalisi dengan KIM Plus. "Tentu bisa bareng, bisa beda-beda, tapi tergantung perkembangan nanti," kata Cak Imin.
Baca juga: Tok! Cak Imin Kembali Pimpin PKB Periode 2024-2029
Sebelumnya, PKB mengakui adanya perubahan strategi dan peta politik dalam Pilkada 2024. Hal itu diakibatkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pencalonan kepala daerah.
Lihat Juga :