alexametrics

Ketua DPR: BJ Habibie Wafat, DPR RI Berkabung

loading...
Ketua DPR: BJ Habibie Wafat, DPR RI Berkabung
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan segenap keluarga besar DPR RI berkabung atas wafatnya BJ Habibie, Presiden ketiga RI.

Bamsoet mengatakan, sebagai negarawan besar, sumbangsih BJ Habibie kepada bangsa dan negara akan selalu dalam kenangan segenap warga bangsa. Cintanya kepada Tanah Air Indonesia akan menjadi contoh bagi generasi penerus.

"Saya dan segenap keluarga besar DPR RI sangat berduka atas wafatnya Bapak BJ Habibie. Terlalu banyak kenangan indah yang telah beliau torehkan dalam sejarah modernisasi Indonesia. Pemikiran serta karyanya monumental dan membanggakan warga bangsa. Citra pribadinya mengharumkan Indonesia di panggung internasional. Kami akan selalu bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah mengaruniai seorang saudara, guru dan sahabat bernama BJ Habibie. Selamat jalan Pak Habibie tercinta, beristirahatlah dalam damai," kata Ketua DPR, Kamis (12/9/2019).



Ketua DPR berdoa agar keluarga tabah dan merelakan kepergian Almarhum. Seperti keluarga almarhum, bangsa Indonesia juga sangat bersedih. Bagaimana pun, lanjut Bamsoet, kepergian BJ Habibie merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Almarhum seorang teknokrat yang kredibilitas dan kompetensinya diakui komunitas internasional. "Almarhum sejatinya masih sangat dibutuhkan oleh negara dan bangsa Indonesia di tengah perubahan zaman saat ini. Kini, Indonesia hanya bisa meratapi kepergian Almarhum BJ Habibie," tutur politikus Partai Golkar ini.

Sejak awal menjalani perawatan di RSPAD, Bamsoet mengaku terus mengamati perkembangan kesehatan BJ Habibie, serta berdoa bagi kesembuhannnya. "Namun, Tuhan YME berkehendak lain dan Bangsa Indonesia pun harus merelakan kepergian BJ Habibie," pungkasnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak