alexametrics

Menimbang Sikap Istana Terkait Kursi Ketua Umum Golkar

loading...
Menimbang Sikap Istana Terkait Kursi Ketua Umum Golkar
Dukungan Istana dinilai penting dalam perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar diperkirakan digelar Desember nanti. Hingga kini ada dua sosok yang dipastikan maju dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar periode mendatang.

Adapun sosok itu, yakni Ketua Umum Partai Golkar saat ini Airlangga Hartarto dan politikus Golkar yang saat ini menjabat Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Selain suara kader, dukungan Istana juga dinilai menentukan kekuatan kandidat dalam meraih kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu. Belum lama ini, keduanya juga pernah datang ke Istana. (Baca juga: Bamsoet Dinilai Egaliter, Airlangga Berwibawa)



Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai restu Presiden Jokowi juga penting. Apalagi dikatakannya suara Golkar dengan memiliki 85 kursi di parlemen dan diperkirakan meraih beberapa kursi menteri.

Jerry menilai dukungan kader Partai Golkar masih condong ke Airlangga. Setidaknya itu bisa dilihat dilihat dari Kehadiran seluruh ketua-ketua DPD di istana Bogor beberapa waktu lalu memberikan isyarat Airlangga masih berpeluang.

"Secara rata-rata, tokoh-tokoh muda masih menginginkan Airlangga," katanya, Rabu (11/9/2019). (Baca juga:

Apalagi, kata dia, masuknya politikus Azis Syamsuddin ke gerbong Airlangga maka akan memperkuat barisan Airlangga. Mengingat Azis dan Agus Gumiwang tokoh muda potensial Golkar di kubu Airlangga. (Baca juga: Sikap AMPG Terbelah Jelang Munas Golkar)

Sementara, pengamat kebijakan publik Universitas Bung Karno, Cecep Handoko menilai Airlangga dan Bamsoet sama-sama politisi kuat. Sama-sama memiliki jabatan tinggi dan juga jaringan luas.

Hanya saja, Airlangga sebagai menteri dan ketua umum partai lebih memiliki hubungan lebih dekat dengan Jokowi.

Dia menilai Airlangga mampu mengonsolidasikan kekuatan partai meski Golkar tengah menghadapi masalah yang datang bertubi-tubi. ”Dia mampu menjaga gejolak partai," ujarnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak