Jokowi Reshuffle Kabinet Jelang Akhir Masa Jabatan, Pengamat: Tidak Ada Urgensinya
Senin, 19 Agustus 2024 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Terkait siapa nama-nama menteri, wamen, dan kepala badan yang akan dilantik, Ari meminta menunggu jelang pelantiikan. "Tunggu aja jam 9.30 WIB nanti, ya."
Ari menjelaskan, reshuffle dilakukan untuk mendukung transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto. "Pengangkatan Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Badan diperlukan untuk mempersiapkan dan mendukung transisi pemerintahan agar berjalan dengan baik, lancar dan efektif," jelasnya.
Sebelumnya, beredar nama-nama menteri yang akan diganti pada pagi hari ini. Di antaranya, Menkumham Yasonna H Laoly yang akan digantikan Supratman Andi Agtas, Menteri ESDM Arifin Tasrif diganti Bahlil Lahadalia, dan kursi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang ditinggalkan Bahlil bakal diisi Rosan Roeslani.
Adakah urgensi reshuffle kabinet di hari-hari akhir kekuasaan? Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah memberikan analisisnya.
"Dari sisi kinerja tidak ada urgensi reshuffle di hari-hari terakhir periode cabinet. Reshuffle kali ini untuk konsolidasi kabinet mendatang, misalnya amputasi ke PDIP, dan ancaman ke mitra koalisi yang cenderung mulai tidak solid pada pemerintahan berikutnya," ujarnya.
Ari menjelaskan, reshuffle dilakukan untuk mendukung transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto. "Pengangkatan Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Badan diperlukan untuk mempersiapkan dan mendukung transisi pemerintahan agar berjalan dengan baik, lancar dan efektif," jelasnya.
Sebelumnya, beredar nama-nama menteri yang akan diganti pada pagi hari ini. Di antaranya, Menkumham Yasonna H Laoly yang akan digantikan Supratman Andi Agtas, Menteri ESDM Arifin Tasrif diganti Bahlil Lahadalia, dan kursi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang ditinggalkan Bahlil bakal diisi Rosan Roeslani.
Adakah urgensi reshuffle kabinet di hari-hari akhir kekuasaan? Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah memberikan analisisnya.
"Dari sisi kinerja tidak ada urgensi reshuffle di hari-hari terakhir periode cabinet. Reshuffle kali ini untuk konsolidasi kabinet mendatang, misalnya amputasi ke PDIP, dan ancaman ke mitra koalisi yang cenderung mulai tidak solid pada pemerintahan berikutnya," ujarnya.
Lihat Juga :