Terungkap Jokowi Pernah Jengkel soal Pipa hingga Minta BPKP Awasi
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 13:26 WIB
loading...
Pada dua tahun lalu, Presiden Jokowi pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, pernah jengkel soal impor pipa. Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Pada dua tahun lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022, Selasa 14 Juni 2022, pernah mengungkapkan kejengkelannya soal impor pipa. Hingga minta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawasi.
"Lima tahun lalu, saya jengkel betul, sudah perintah kepada BUMN untuk beli pipa. 'Enggak ada spek dalam negeri, Pak. Nomornya ini Pak, ukurannya ini terpaksa kita harus impor'," kenang Jokowi tanpa menyebut BUMN yang dimaksudkan.
Terbersit pertanyaan dalam benak Jokowi, apakah memang sesulit itu proses pembuatan pipa. Sehingga, pabrik-pabrik di dalam negeri tidak bisa memenuhi kebutuhan BUMN.
Faktanya, Jokowi mendapati pabrik pipa di Indonesia sudah mumpuni memenuhi kebutuhan yang dimaksud. Bahkan, pabrik itu mengekspor produk untuk negara-negara lain, seperti AS, Jepang, dan beberapa negara lainnya di Eropa.
"Loh loh loh, yang orang sana beli produk pipa kita, kita malah beli impor. Ini kan sekali lagi kita ini orang-orang pintar, tapi melakukan hal yang sangat bodoh sekali. Maaf," jelasnya.
"Lima tahun lalu, saya jengkel betul, sudah perintah kepada BUMN untuk beli pipa. 'Enggak ada spek dalam negeri, Pak. Nomornya ini Pak, ukurannya ini terpaksa kita harus impor'," kenang Jokowi tanpa menyebut BUMN yang dimaksudkan.
Terbersit pertanyaan dalam benak Jokowi, apakah memang sesulit itu proses pembuatan pipa. Sehingga, pabrik-pabrik di dalam negeri tidak bisa memenuhi kebutuhan BUMN.
Faktanya, Jokowi mendapati pabrik pipa di Indonesia sudah mumpuni memenuhi kebutuhan yang dimaksud. Bahkan, pabrik itu mengekspor produk untuk negara-negara lain, seperti AS, Jepang, dan beberapa negara lainnya di Eropa.
"Loh loh loh, yang orang sana beli produk pipa kita, kita malah beli impor. Ini kan sekali lagi kita ini orang-orang pintar, tapi melakukan hal yang sangat bodoh sekali. Maaf," jelasnya.
Lihat Juga :