alexametrics

KDI 2019 untuk Membangun Indonesia dari Daerah

loading...
KDI 2019 untuk Membangun Indonesia dari Daerah
KORAN SINDO bersama SINDOnews.com kembali menggelar KDI 2019 yang dilaksanakan pada Kamis (22/8) di Padang, Sumbar. Bertema Inovasi Untuk Indonesia Unggul, KDI 2019 berpusat di halaman kantor Pemprov Sumatera Barat. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
PADANG - KORAN SINDO bersama SINDOnews.com kembali menggelar Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2019 yang dilaksanakan pada Kamis (22/8) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Bertema "Inovasi Untuk Indonesia Unggul", KDI 2019 berpusat di halaman kantor Pemprov Sumatera Barat.

Pemimpin Redaksi KORAN SINDO dan SINDOnews, Jaka Susila mengatakan, program KDI adalah salah satu komitmen KORAN SINDO dan SINDOnews.com untuk membangun Indonesia dari daerah. Menurutnya, sebagai media massa di bawah grup besar MNC Media, KORAN SINDO dan SINDOnews.com telah lama mengkomunikasikan "Dari Daerah untuk Indonesia" sejak beberapa tahun yang lalu.

"Pemberitaan tentang perkembangan daerah kita berikan porsi yang cukup. Tujuannya agar program-program atau pembangunan di daerah bisa dilihat secara nasional. Kami menganggap kemajuan Indonesia bukan hanya karena DKI Jakarta dan sekitar atau Pulau Jawa saja. Daerah di luar ibu kota mempunyai kontribusi yang sangat besar untuk kemajuan Bangsa Indonesia," kata Jaka Susila di Padang, Kamis (22/8/2019).



Hal ini, lanjut Jaka, selaras dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membangun Indonesia bukan lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris. Salah satunya dengan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh pulau.

Keadilan sosial dengan penetapan satu harga BBM, ke depan tarif internet dan lain lain adalah bukti bahwa pemerintah konsen terhadap pembangunan di luar DKI Jakarta dan Pulau Jawa. Begitu juga penetapan pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan sebagai bukti bahwa Indonesia juga harus dibangun dari daerah.

"KDI 2019 ini, selaras dengan program pemerintah saat ini. KORAN SINDO dan SINDOnews.com perlu memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah yang mempunyai upaya inovatif dalam membangun daerah. Harapannya, inovasi yang baru, sedang dan sudah dilaksanakan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Jaka tak lupa mengucapkan terimakasih kepada kepala daerah yang telah hadir. Apalagi kepala daerah yang kini sedang konflik yaitu Malang dan Papua bisa duduk berdampingan. Dia berharap ajang ini juga memberikan rasa kerukunan antar daerah.

"Pak Wali kota Malang, Sutiaji dan Pak Bupati Papua Puncak duduk berdampingan. Semoga bisa menambah kerukunan di tengah konflik yang sempat memanas itu," ungkapnya. (Baca juga: Kemendagri Harap KDI 2019 Memotivasi Kepala Daerah)

KDI 2019 ini merupakan KDI yang ke enam dan melibatkan 27 kepala daerah yang telah dinilai berhasil menjalankan inovasi di daerahnya. Di antaranya yaitu 17 Bupati, enam Wali kota dan empat Gubernur.

Seperti KDI sebelumnya, pada KDI 2019 ini ada enam kategori inovasi yang dilakukan para kepala daerah. Di antaranya Investasi dan ekonomi, sosial budaya, pelayanan masyarakat, infrastruktur dan pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan hidup.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak