alexametrics

Gelar Upacara HUT RI, KPK: Kita Harus Introspeksi Diri

loading...
Gelar Upacara HUT RI, KPK: Kita Harus Introspeksi Diri
KPK menggelar upacara bendera di depan Gedung Merah putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan. Agus Rahardjo sebagai ketua KPK menjadi inspektur upacara. (Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto)
A+ A-
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara bendera di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Agus Rahardjo sebagai ketua KPK menjadi inspektur dalam upacara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74.

Agus mengatakan, di hari kemerdekaan ini, semua pihak lebih khusus pemerintahan harus melakukan instrospeksi dalam hal mewujudkan cita-cita bangsa yakni menjadi negara yang adil dan makmur.

"17 Agustus itu harus menjadi instrospeksi, kita sudah mencapai kemerdekaan janji kita kan mensejahterakan rakyat Indonesia menjadi negara adil makmur, nah adil makmur kan pasti ditandai dengan pendapat perkapitanya tinggi, keadilan merata di mana-mana. Kemudian kesenjangan sangat kecil oleh karena itu untuk mencapai itukan hari ini belum kita masih harus berjuang," ujar Agus di depan Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).



Agus pun optimistis cita-cita tersebut dapat direalisasikan, sebab Indonesia memiliki suber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang mumpuni. "Bahkan SDM kita banyak yang meramalkan juga akan mendapatkan bonus ya, oleh karena itu hrus kita manfaatkan sebaik-baiknya," jelasnya.

Agus juga mendukung pesan presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato kenegaraannya kemarin, dimana semua pihak harus merubah tata kelola, merubah manajemen dan merubah sistem.

Menurutnya jika semuanya diubah dengan baik maka investasi akan jauh lebih mudah dan tidak terhambat. Hal itu juga akan mempengaruhi ekonomi bangsa ke depan.

"Oleh karena itu, itu harus kita dorong dalam waktu yg sama ekonmi masyarkat juga harus digerakan saya tidak bosan-bosannya mendorong bagaimana koperasi dihidupkan karena supaya kemudian petani kita itu kalau berkumpul dalam koperasi itu mereka menghadapi pasar itu tidak sendiri-sendiri," jelasnya.

"Kalau mereka berkumpul dalam koperasi menghadapi pasar itu paling enggak mereka punya lebih kekuatan karena mereka berkumpul dalam koperasi-koperasi tadi, itu mudah-mudahan yang bisa memberikan akses pada pasar pada mereka," tuturnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak