Joni Pemanjat Tiang Bendera Gagal Masuk TNI AD, Istana Bilang Begini
Selasa, 06 Agustus 2024 - 18:52 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno buka suara terkait Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni yang tidak lolos seleksi Caba PK TNI AD 2024. Menurut Pratikno, dalam seleksi tersebut pastinya ada parameter dan proses seleksi yang harus dilewati agar dapat lolos menjadi prajurit TNI AD .
"Ya mungkin karena ada parameter juga ya, saya enggak tahu. Tapi akan cek. Tentu saja kan ada proses seleksi," kata Pratikno di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Seperti diketahui, Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni terkenal karena memanjat tiang bendera pada 2018 lalu saat upacara HUT RI 2018, Joni memanjat tiang bendera untuk membetulkan tali yang tersangkut di atas tiang.
Aksi Joni saat itu menuai sorotan publik. Joni yang ketika itu masih duduk di bangku SMP bahkan sampai dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana. Presiden Jokowi bertanya apa yang diinginkan oleh Joni. Bocah itu menjawab ingin sepeda dan renovasi rumah.
Baca juga: Gagal Tes Bintara TNI karena Tinggi Badan, Joni Tagih Janji Jokowi
"Ya mungkin karena ada parameter juga ya, saya enggak tahu. Tapi akan cek. Tentu saja kan ada proses seleksi," kata Pratikno di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Seperti diketahui, Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni terkenal karena memanjat tiang bendera pada 2018 lalu saat upacara HUT RI 2018, Joni memanjat tiang bendera untuk membetulkan tali yang tersangkut di atas tiang.
Aksi Joni saat itu menuai sorotan publik. Joni yang ketika itu masih duduk di bangku SMP bahkan sampai dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana. Presiden Jokowi bertanya apa yang diinginkan oleh Joni. Bocah itu menjawab ingin sepeda dan renovasi rumah.
Baca juga: Gagal Tes Bintara TNI karena Tinggi Badan, Joni Tagih Janji Jokowi
Lihat Juga :