Kemenag Siapkan Data dan Dokumen Pendukung Hadapi Pansus Haji
Selasa, 06 Agustus 2024 - 16:26 WIB
loading...
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief mengatakan pihaknya siap jika dipanggil Pansus Haji DPR. Foto/SINDOnews/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) , Hilman Latief mengatakan pihaknya siap jika dipanggil Pansus Haji DPR. Untuk itu, Kemenag tengah menyiapkan data dan dokumen pendukung untuk dibawa ke rapat tersebut.
"Kami dalam menyikapi Pansus mencoba menyiapkan berbagai argumen dan juga data maupun dokumen untuk merespons apa yang nanti akan menjadi pertanyaan fundamental dari Pansus tersebut," ujar Hilman dalam Diskusi Publik Forjukafi: Haji Antara Transformasi dan Politisasi di Hotel Oasis Amir, Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Baca juga: Gus Yahya Curiga Pansus Haji Dibentuk karena Masalah Pribadi, PKB: Terlalu Menyederhanakan Masalah
Hilman mengaku kaget dengan adanya Pansus Haji bentukan dari DPR ini. Sebab pemerintah telah menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji sejak lama terutama dengan jumlah jemaah haji terbanyak sepanjang sejarah.
"Tentu dari Kementerian Agama kami sempat kaget ya munculnya Pansus ini dan apalagi sampai pada level Pansus angket gitu ya. Karena kita sudah berproses cukup lama untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan Penyelenggaran Haji 1445 Hijriah kemarin atau 2024," papar Hilman.
"Di mana memang jumlah jamah yang harus kami layani sangat besar yaitu dengan kuota 221.000 plus 20.000 tambahan jadi 241.000 orang dan itu pertama kali dalam sejarah dengan jumlah sebanyak itu," sambungnya Hilman.
Dengan demikian, pihaknya tengah melakukan berbagai langkah mulai dari persiapan, telaah, simulasi hingga kajian mendalam. Hal ini agar menciptakan penyelenggaran haji yang aman dan nyaman.
Baca juga: Soal Pansus Haji, Gus Yahya: Jangan-jangan Masalah Pribadi Menterinya Adik Saya
"Karena itu kita mencoba melakukan berbagai persiapan, telaah, simulasi, kajian, dimana kita menginginkan ada satu senario yang bisa kita gunakan di tahun kemarin dengan prinsip sebagaimana hasil daerah rakernas kami penyelenggaran haji yang aman dan nyaman," tutupnya.
"Kami dalam menyikapi Pansus mencoba menyiapkan berbagai argumen dan juga data maupun dokumen untuk merespons apa yang nanti akan menjadi pertanyaan fundamental dari Pansus tersebut," ujar Hilman dalam Diskusi Publik Forjukafi: Haji Antara Transformasi dan Politisasi di Hotel Oasis Amir, Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Baca juga: Gus Yahya Curiga Pansus Haji Dibentuk karena Masalah Pribadi, PKB: Terlalu Menyederhanakan Masalah
Hilman mengaku kaget dengan adanya Pansus Haji bentukan dari DPR ini. Sebab pemerintah telah menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji sejak lama terutama dengan jumlah jemaah haji terbanyak sepanjang sejarah.
"Tentu dari Kementerian Agama kami sempat kaget ya munculnya Pansus ini dan apalagi sampai pada level Pansus angket gitu ya. Karena kita sudah berproses cukup lama untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan Penyelenggaran Haji 1445 Hijriah kemarin atau 2024," papar Hilman.
"Di mana memang jumlah jamah yang harus kami layani sangat besar yaitu dengan kuota 221.000 plus 20.000 tambahan jadi 241.000 orang dan itu pertama kali dalam sejarah dengan jumlah sebanyak itu," sambungnya Hilman.
Dengan demikian, pihaknya tengah melakukan berbagai langkah mulai dari persiapan, telaah, simulasi hingga kajian mendalam. Hal ini agar menciptakan penyelenggaran haji yang aman dan nyaman.
Baca juga: Soal Pansus Haji, Gus Yahya: Jangan-jangan Masalah Pribadi Menterinya Adik Saya
"Karena itu kita mencoba melakukan berbagai persiapan, telaah, simulasi, kajian, dimana kita menginginkan ada satu senario yang bisa kita gunakan di tahun kemarin dengan prinsip sebagaimana hasil daerah rakernas kami penyelenggaran haji yang aman dan nyaman," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :