Calon Tunggal di Pilkada Menandakan Napas Demokrasi Tercekik

Minggu, 04 Agustus 2024 - 16:57 WIB
loading...
Calon Tunggal di Pilkada...
Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin Al Rahab dalam webinar bertajuk Menggugat Fenomena Calon Tunggal Pilkada Serentak 2024, Minggu (4/8/2024). Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Calon tunggal di Pilkada menandakan napas demokrasi Indonesia tercekik. Hal itu diungkapkan oleh Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin Al Rahab dalam webinar bertajuk Menggugat Fenomena Calon Tunggal Pilkada Serentak 2024, Minggu (4/8/2024).

"Kita bisa lihat bahwa calon tunggal ini sangat buruk bagi demokrasi kita ke depan. Apa yang bisa kita refleksikan? Jika calon tunggal itu berkembang, sekarang gejalanya sudah muncul, beberapa partai sudah kumpul sana-kumpul sini, itu menandakan bahwa napas demokrasi kita akan semakin tercekik," ujar Amiruddin.

Ia juga menilai, adanya calon tunggal merupakan bukti gagalnya partai politik untuk menciptakan pemimpin. "Calon tunggal juga menunjukan bahwa partai politik gagal dalam melakukan tanggung jawab politiknya, secara diri parpol kan tempat kepentingan banyak orang diagregat dan diartikulasikan. Salah satunya cara apa? Ya memunculkan tokoh orang yang membawa gagasan dari parpol itu," tutur Amiruddin.

Baca juga: Artis di Pilkada, Pendulang Suara atau Penggembira?

Menurutnya, adanya calon tunggal merupakan bentuk tidak mampunya partai politik menciptakan figur pemimpin. Dengan kondisi itu, Amiruddin menilai bisa berdampak buruk bagi kualitas demokrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Minta Bawaslu...
Pengamat Minta Bawaslu Tangani Dugaan Pelanggaran dalam PSU Pilkada Bengkulu Selatan
7 Gugatan Hasil PSU...
7 Gugatan Hasil PSU Pilkada 2024 Telah Diputus MK, 5 Ditolak dan 2 Lanjut Pemeriksaan
Gugatan PSU Pilkada...
Gugatan PSU Pilkada Puncak Jaya Papua Kandas di MK
Bawaslu Dalami Dugaan...
Bawaslu Dalami Dugaan Kecurangan PSU di Bengkulu Selatan
Hasil PSU Pilkada Bengkulu...
Hasil PSU Pilkada Bengkulu Selatan Digugat Paslon Suryatati-Ii Sumirat ke MK
8 Daerah Gelar Pemungutan...
8 Daerah Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2024 pada 19 April, Ini Daftarnya
Beri Dukungan Penuh,...
Beri Dukungan Penuh, Partai Perindo Optimistis Paslon Roni Omba-Marlinus Menang PSU Boven Digoel
PSU Pilkada Bengkulu...
PSU Pilkada Bengkulu Selatan, Massa Pendukung 02 Geruduk Bawaslu
Hitung Cepat SCL Taktika,...
Hitung Cepat SCL Taktika, Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin Pimpin Perolehan Suara di PSU Kutai Kartanegara
Rekomendasi
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved