Profil Muhadjir Effendy, Ketua Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah

Rabu, 31 Juli 2024 - 11:28 WIB
loading...
Profil Muhadjir Effendy,...
Muhadjir Effendy resmi ditunjuk oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjadi Ketua Tim Pengelola Tambang. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Muhadjir Effendy resmi ditunjuk oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjadi Ketua Tim Pengelola Tambang. Jabatan itu membuat tanggung jawabnya bertambah, sebab saat ini ia masih menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Tidak hanya itu, Muhadjir Effendy juga akan menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah Bidang Bisnis dan Ekonomi.

Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah yang diketuai Muhadjir Effendy terdiri dari Muhammad Sayuti yang akan menjabat sebagai Sekretaris dan Anwar Abbas, Hilman Latief, Agung Danarto, Ahmad Dahlan rais, Bambang Setiaji, dan Arif sebagai Anggota.


Profil Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy lahir pada 29 Juli 1956 di Wonoasri, Madiun, Jawa Timur. Setelah menghabiskan masa mudanya di tanah kelahiran, ia kemudian menempuh pendidikan sarjana muda di IAIN Malang, kemudian meraih gelar sarjana di IKIP Negeri Malang (saat ini Universitas Negeri Malang).

Muhadjir kemudian menempuh pendidikan pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar Magister Administrasi Publik (MAP) pada 1996. Kemudian pada 2008, Muhadjir berhasil menyelesaikan pendidikan S3 bidang Sosiologi Militer di Program Doktor Universitas Airlangga.

Selain menyelesaikan pendidikan di sejumlah universitas negeri bergengsi, Muhadjir juga rajin mengikuti kursus di luar negeri antara lain di National Defence University, Washington DC pada 1993, dan di Victoria University, British Columbia, Kanada pada 1991.

Kini ia tercatat sebagai Guru Besar Sosiologi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Ia juga menjadi pengajar di Direktorat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang.

Baca juga: Ini Daftar Nama Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah yang Dipimpin Muhadjir Effendy

Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Malang, awal kiprah Muhadjir Effendy dimulai saat menjadi reporter lepas di Koran Komunikasi IKIP Malang (sekarang Majalah Komunikasi Universitas Negeri Malang) berlanjut sebagai redaktur pelaksana hingga menjadi ketua redaksi di tahun 1990-an.

Dalam riwayat pekerjaannya, dia pernah menduduki posisi Pembantu Rektor I/Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari 1996 hingga 2000. Kariernya di bidang akademik mencapai puncak ketika dipercaya sebagai Rektor UMM pada 2000.

Muhadjir Effendy menjabat sebagai Rektor UMM selama tiga periode, dari 2000 hingga 2016. Setelah itu dirinya mulai dipercaya untuk menduduki posisi di pemerintahan.

Kariernya di pemerintahan dimulai dengan jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dari 2016 hingga 2019. Setelah itu dirinya kembali diberi kepercayaan untuk menjadi seorang menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada 23 Oktober 2019, ia dilantik menjadi Menko PMK pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin.

Muhadjir Effendy yang aktif di ormas Islam Muhammadiyah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dari 2000 hingga 2005. Dirinya juga pernah dipercaya menjadi Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, dan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur periode 2005 sampai 2010.

Puncaknya adalah ketika dia ditunjuk menjadi Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2015 sampai 2020. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur periode 2010 hingga 2015.

Pengalamannya yang sudah cukup banyak di Muhammadiyah dan pemerintahan ini membuat Muhadjir Effendy jadi sosok yang dipercaya untuk mengelola tambang Muhammadiyah nantinya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Apresiasi Kejagung Bongkar...
Apresiasi Kejagung Bongkar Korupsi IUP Bauksit, JAN Minta Kasus Samin Tan Tak Mandek
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Bahlil Ganti 19 Pejabat...
Bahlil Ganti 19 Pejabat ESDM Eselon II: Tak Boleh Lagi Obral Izin Tambang
Sikat Tambang Ilegal...
Sikat Tambang Ilegal dalam Seminggu, Prabowo: Ngak Ada Kasihan Sekarang!
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved