Gus Yahya Curiga Pansus Haji Dibentuk karena Masalah Pribadi, PKB: Terlalu Menyederhanakan Masalah

Senin, 29 Juli 2024 - 07:27 WIB
loading...
Gus Yahya Curiga Pansus...
Anggota Pansus Angket Haji dari Fraksi PKB, Luluk Nur Hamidah menegaskan bahwa pembentukan Pansus Haji merupakan persetujuan seluruh fraksi di DPR yang disepakati melalui forum rapat paripurna (rapur). Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi pernyataan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang menduga pembentukan pansus angket haji DPR didasari atas masalah pribadi karena Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merupakan adiknya. PKB menilai Gus Yahya terlalu menyederhanakan masalah.

Anggota Pansus Angket Haji dari Fraksi PKB, Luluk Nur Hamidah menegaskan bahwa pembentukan Pansus Haji merupakan persetujuan seluruh fraksi di DPR yang disepakati melalui forum rapat paripurna (rapur). "Terlalu menyederhanakan masalah (Gus Yahya). Pansus merupakan kesepakatan semua fraksi dan ditetapkan melalui Rapat Paripurna. Bahkan semua fraksi telah menyerahkan daftar nama anggota Pansus yang ditetapkan melalui rapur pula," ujar Luluk saat dihubungi, Minggu (28/7/2024).

Ketua DPP PKB ini menjelaskan, usulan Pansus Haji dilayangkan saat rapat antara Timwas Haji bersama Menag. Kala itu, kata Luluk, pimpinan rapat bukan Wakil Ketua DPR yang juga menjabat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Baca juga: Soal Pansus Haji, Gus Yahya: Jangan-jangan Masalah Pribadi Menterinya Adik Saya

Luluk mengingatkan bahwa PKB bukan fraksi yang memiliki jumlah kursi moyoritas di DPR. Untuk itu, ia menilai sangat mustahil bila PKB bisa mempengaruhi seluruh fraksi hanya demi membalaskan dendam pribadi Gus Imin terhadap Menag.

"PKB bukanlah partai yang memiliki kursi mayoritas di DPR RI. Sangat mustahil dapat mempengaruhi seluruh fraksi hanya demi membalaskan dendam pribadi Gus Imin terhadap Menteri Agama. Ketum PBNU terlalu meremehkan semua fraksi DPR RI yang mengusulkan, dan menyetujui Pansus Haji," pungkas Luluk.

Sebelumnya, Gus Yahya menanggapi pembentukan Panitia Khusus (Pansus) haji DPR. Dia menduga pembentukan itu atas dasar masalah pribadi karena Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merupakan adik Ketum PBNU.

"Nah ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan kepada kita pansus haji kemudian nyerang NU jangan-jangan ini masalah pribadi, ini jangan-jangan gitu loh. Jangan-jangan gara-gara menterinya adik saya misalnya gitu. Itu kan masalah," ujar Gus Yahya usai Rapat Pleno PBNU di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (28/7/2024).

Dia menduga ada sentimen pribadi yang mengincar dirinya, namun karena sang adik merupakan Menteri Agama maka ikut diseret dalam permasalahan ini. "Jangan-jangan karena dia sebetulnya yang diincar PBNU ketua umumnya kebetulan menterinya adik saya lalu diincar karena masalah-masalah alasan pribadi begini. Nanti kita lihat aja bagaimana kelanjutannya,” katanya.

Dia mengaku bingung kenapa tiba-tiba muncul pansus haji. Padahal, penyelenggaraan ibadah haji 1445H/2024M berjalan sukses dan lancar. "Sejauh ini sih ya kita juga bingung juga ada apa ini kok tiba-tiba pansus. Kami melihatnya nggak ada (masalah haji) yang bisa dijadikan alasan cukup untuk pansus ini," ucapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Berita Terkini
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved