KSAD Tak Masalah Anggota TNI Berbisnis: Kebutuhan Sekarang Luar Biasa, Anak Sekolah, Segala Macam
Senin, 22 Juli 2024 - 21:46 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan keterangan kepada media di Mabes TNI AD Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024). FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan masih banyak prajurit yang terpaksa menjadi ojek online (ojol) untuk menambah keuangan keluarganya. Hal itu diungkapkan merespons usulan RUU TNI menghapus aturan yang melarang tentara untuk berbisnis.
"Ya jadi kalau mau dipanjangin kita buka sekarang, anggota-anggota kami pun sampai sekarang banyak yang ojek ya kan," ujar Maruli di Mabes TNI AD Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024).
Menurutnya, tidak ada masalah bagi prajurit untuk mencari penghasilan tambahan. Sebab kebutuhan pokok hari-hari ini cukup naik.
Baca juga: Moeldoko Tak Setuju TNI Berbisnis: TNI Profesional, Jangan Bergeser!
"Selama dia tidak mengganggu kerjaan tidak menggangu orang lain ya kan, ya kenapa harus dilarang-larang hanya untuk nambah-nambah," katanya.
"Ya jadi kalau mau dipanjangin kita buka sekarang, anggota-anggota kami pun sampai sekarang banyak yang ojek ya kan," ujar Maruli di Mabes TNI AD Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024).
Menurutnya, tidak ada masalah bagi prajurit untuk mencari penghasilan tambahan. Sebab kebutuhan pokok hari-hari ini cukup naik.
Baca juga: Moeldoko Tak Setuju TNI Berbisnis: TNI Profesional, Jangan Bergeser!
"Selama dia tidak mengganggu kerjaan tidak menggangu orang lain ya kan, ya kenapa harus dilarang-larang hanya untuk nambah-nambah," katanya.
Lihat Juga :