Akademisi Bilang Sah-sah saja Mantan Ketua Komisi III DPR Daftar Capim KPK
Senin, 22 Juli 2024 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, penilaian terhadap capim haruslah berdasarkan kemampuan personal dan integritas pribadi masing-masing, bukan sekadar latar belakang kelembagaan. “Kita tidak mau menjustifikasi asal muasal lembaga seseorang, ketika mungkin ada insan atau oknum melakukan kesalahan, jangan justifikasi lembaganya. Itu kesalahan orangnya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pieter Zulkifli merupakan mantan politikus Partai Demokrat. Saat ini, Pieter tidak terlibat dan tidak terdaftar sebagai pengurus partai politik mana pun. Selama menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR Pieter Cannys Zulkifli dikenal memiliki kemampuan manajerial yang luar biasa.
Berani menyikapi berbagai persoalan lintas lembaga dan selalu memberikan solusi yang bermanfat. Ia juga memiliki kedekatan emosional dengan Mabes Polri, dan anggota-anggota Polri di pelosok daerah. Ia juga memiliki kedekatan emosional dengan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), dan lembaga pemerintahan lainnya.
Komunikasi Pieter Zulkifli saat itu juga baik dengan beberapa komisioner KPK, Pieter juga sering diundang KPK dalam berbagai acara diskusi. Dalam berbagai acara resmi, ketika memimpin fit and proper test calon hakim agung di Komisi III DPR, Pieter Zulkifli dinilai bisa mempresentasikan sikap kepemimpinan yang tegas dan tidak kenal kompromi.
Sehingga sembilan calon Hakim agung yang diajukan oleh KY untuk mengikuti fit and proper test saat itu dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat sebagai calon hakim agung.
Sebagai informasi, Pieter Zulkifli merupakan mantan politikus Partai Demokrat. Saat ini, Pieter tidak terlibat dan tidak terdaftar sebagai pengurus partai politik mana pun. Selama menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR Pieter Cannys Zulkifli dikenal memiliki kemampuan manajerial yang luar biasa.
Berani menyikapi berbagai persoalan lintas lembaga dan selalu memberikan solusi yang bermanfat. Ia juga memiliki kedekatan emosional dengan Mabes Polri, dan anggota-anggota Polri di pelosok daerah. Ia juga memiliki kedekatan emosional dengan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), dan lembaga pemerintahan lainnya.
Komunikasi Pieter Zulkifli saat itu juga baik dengan beberapa komisioner KPK, Pieter juga sering diundang KPK dalam berbagai acara diskusi. Dalam berbagai acara resmi, ketika memimpin fit and proper test calon hakim agung di Komisi III DPR, Pieter Zulkifli dinilai bisa mempresentasikan sikap kepemimpinan yang tegas dan tidak kenal kompromi.
Sehingga sembilan calon Hakim agung yang diajukan oleh KY untuk mengikuti fit and proper test saat itu dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat sebagai calon hakim agung.
(rca)
Lihat Juga :