Menuju Era Baru Pemberantasan Korupsi: Harapan Calon Pimpinan KPK Berlatar Belakang Maritim
Rabu, 17 Juli 2024 - 21:53 WIB
loading...
Pengamat Maritim IKAL Strategic Center (ISC) Dr Capt Marcellus Hakeng Jayawibawa. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penutupan pendaftaran calon pimpinan dan dewan pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 15 Juli 2024 dengan total pendaftar mencapai 525 orang. Ini menunjukkan besarnya minat dan tanggung jawab berbagai kalangan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dalam proses seleksi ini, tidak hanya kuantitas pendaftar yang menjadi perhatian, tetapi juga kualifikasi dan latar belakang mereka.
Baca juga: Jelang Penutupan, Pendaftar Capim dan Dewas KPK Tembus 844 Orang
Ada usulan untuk memberikan ruang kepada capim KPK yang memiliki latar belakang di dunia maritim. Menurut Dr Capt Marcellus Hakeng Jayawibawa, usulan ini merupakan gagasan menarik dan strategis.
“Latar belakang maritim pada calon pimpinan KPK diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam upaya pemberantasan korupsi, terutama terkait dengan sektor maritim,” ujar Pengamat Maritim IKAL Strategic Center (ISC) ini di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Dengan pengetahuan mendalam mengenai isu-isu kelautan, perikanan, pelayaran, dan sumber daya laut, serta pengalaman praktis di dunia maritim, calon pimpinan KPK dengan latar belakang maritim dapat merumuskan strategi pemberantasan korupsi yang lebih efektif.
Dalam proses seleksi ini, tidak hanya kuantitas pendaftar yang menjadi perhatian, tetapi juga kualifikasi dan latar belakang mereka.
Baca juga: Jelang Penutupan, Pendaftar Capim dan Dewas KPK Tembus 844 Orang
Ada usulan untuk memberikan ruang kepada capim KPK yang memiliki latar belakang di dunia maritim. Menurut Dr Capt Marcellus Hakeng Jayawibawa, usulan ini merupakan gagasan menarik dan strategis.
“Latar belakang maritim pada calon pimpinan KPK diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam upaya pemberantasan korupsi, terutama terkait dengan sektor maritim,” ujar Pengamat Maritim IKAL Strategic Center (ISC) ini di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Dengan pengetahuan mendalam mengenai isu-isu kelautan, perikanan, pelayaran, dan sumber daya laut, serta pengalaman praktis di dunia maritim, calon pimpinan KPK dengan latar belakang maritim dapat merumuskan strategi pemberantasan korupsi yang lebih efektif.
Lihat Juga :