Kemenpora Siapkan Mental Atlet Jelang Olimpiade 2024
Senin, 15 Juli 2024 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kita cek juga bagaimana atlet-atlet ini siap mentalnya, siap bertanding, dan tidak minder karena atlet juga manusia," ujar Surono.
Dukungan psikologis menjadi bagian penting tak terpisahkan dari program pembinaan atlet. Melalui konsultasi dan bimbingan yang teratur oleh tim psikologis, atlet diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah pribadi mereka sehingga dapat fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan.
“Ada banyak faktor yang bisa mengganggu. Faktor tidak langsung seperti masalah keluarga, asmara, atau apa pun yang di internal atau eksternal kita cek semua,” tuturnya.
Tak hanya masalah pembinaan mental, Kemenpora juga berkomitmen mendukung cabang olahraga yang memiliki peluang besar untuk meraih medali di Olimpiade. Bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan melakukan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang.
Pelatnas jangka panjang ini digelar untuk memastikan bahwa atlet yang dipersiapkan adalah yang terbaik di nomor masing-masing. Program ini tidak hanya mempersiapkan atlet secara fisik, tetapi juga membentuk mental juara sejak dini melalui kompetisi-kompetisi tingkat dunia.
"Kita ikut sertakan atlet dalam pertandingan tingkat dunia, seperti panjat tebing mulai pelatnas dari 2020 sampai sekarang dan mengikutkan mereka ke pertandingan kejuaraan dunia. Setiap tahun ada 6 sampai 10 kejuaraan dunia," kata Surono.
Dukungan psikologis menjadi bagian penting tak terpisahkan dari program pembinaan atlet. Melalui konsultasi dan bimbingan yang teratur oleh tim psikologis, atlet diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah pribadi mereka sehingga dapat fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan.
“Ada banyak faktor yang bisa mengganggu. Faktor tidak langsung seperti masalah keluarga, asmara, atau apa pun yang di internal atau eksternal kita cek semua,” tuturnya.
Tak hanya masalah pembinaan mental, Kemenpora juga berkomitmen mendukung cabang olahraga yang memiliki peluang besar untuk meraih medali di Olimpiade. Bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan melakukan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang.
Pelatnas jangka panjang ini digelar untuk memastikan bahwa atlet yang dipersiapkan adalah yang terbaik di nomor masing-masing. Program ini tidak hanya mempersiapkan atlet secara fisik, tetapi juga membentuk mental juara sejak dini melalui kompetisi-kompetisi tingkat dunia.
"Kita ikut sertakan atlet dalam pertandingan tingkat dunia, seperti panjat tebing mulai pelatnas dari 2020 sampai sekarang dan mengikutkan mereka ke pertandingan kejuaraan dunia. Setiap tahun ada 6 sampai 10 kejuaraan dunia," kata Surono.
Lihat Juga :