Pilkada 2020 Harus Lahirkan Pemimpin Berkualitas Melawan COVID-19
Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:09 WIB
loading...
Lembaga Pilkada Watch berharap dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 bisa melahirkan pemimpin berkualitas di tengah pandemi COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pilkada Watch berharap dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 bisa melahirkan pemimpin berkualitas di tengah pandemi COVID-19 . Calon kepala daerah bukan yang memberikan serangan fajar, tetapi mampu memberikan solusi terhadap dampak COVID-19 di daerah masing-masing.
"Para calon kepala daerah dalam kampanye harus ada kesadaran adanya protokol COVID, jangan sampai hasrat untuk meraih kekuasaan dengan mengumpulkan massa justru menjadi kluster baru penyebaran Covid-19," kata Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A Permana dalam Diskusi Virtual dengan tema 'Masihkah Ada Komitmen Parpol Menyodorkan Kontestan Berkualitas?', Sabtu (22/8/2020).
Wahyu mengatakan, Pilkada Watch telah menemukan satu calon di Kabupaten Banggai Laut yang melakukan pengumpulan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Ada ratusan orang dikumpulkan dengan jarak berdekatan, tanpa menggunakan masker dan dengan waktu yang lama. (Baca juga: Punya Sekolah untuk Cakada, PDIP Dinilai Leading Siapkan Pilkada 2020 )
"Di era pandemi sekarang kita berharap calon yang diusung parpol juga peduli terhadap protokol kesehatan COVID, karena jika protokol kesehatan saja diabaikan bagaimana mereka bisa peduli terhadap masyarakat," kata Wahyu.
Wahyu juga berharap KPU dan Bawaslu memiliki instrumen yang dapat membubarkan pertemuan calon kepala daerah yang tidak berkualitas karena tidak mengikuti protokol kesehatan COVID. Pada Pilkada Serentak 2020, Pilkada Watch akan berkolaborasi dengan Pengembang Aplikasi Qlue untuk lakukan pengawasan. "Melalui aplikasi qlue yang diunduh di gadgetnya masing-masing, para relawan dapat melaporkan langsung pelanggaran dan atau kecurangan yang dilakukan baik oleh calon kepala daerah, penyelenggara maupjn aparat pemerintah," ujar Wahyu.
"Para calon kepala daerah dalam kampanye harus ada kesadaran adanya protokol COVID, jangan sampai hasrat untuk meraih kekuasaan dengan mengumpulkan massa justru menjadi kluster baru penyebaran Covid-19," kata Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A Permana dalam Diskusi Virtual dengan tema 'Masihkah Ada Komitmen Parpol Menyodorkan Kontestan Berkualitas?', Sabtu (22/8/2020).
Wahyu mengatakan, Pilkada Watch telah menemukan satu calon di Kabupaten Banggai Laut yang melakukan pengumpulan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Ada ratusan orang dikumpulkan dengan jarak berdekatan, tanpa menggunakan masker dan dengan waktu yang lama. (Baca juga: Punya Sekolah untuk Cakada, PDIP Dinilai Leading Siapkan Pilkada 2020 )
"Di era pandemi sekarang kita berharap calon yang diusung parpol juga peduli terhadap protokol kesehatan COVID, karena jika protokol kesehatan saja diabaikan bagaimana mereka bisa peduli terhadap masyarakat," kata Wahyu.
Wahyu juga berharap KPU dan Bawaslu memiliki instrumen yang dapat membubarkan pertemuan calon kepala daerah yang tidak berkualitas karena tidak mengikuti protokol kesehatan COVID. Pada Pilkada Serentak 2020, Pilkada Watch akan berkolaborasi dengan Pengembang Aplikasi Qlue untuk lakukan pengawasan. "Melalui aplikasi qlue yang diunduh di gadgetnya masing-masing, para relawan dapat melaporkan langsung pelanggaran dan atau kecurangan yang dilakukan baik oleh calon kepala daerah, penyelenggara maupjn aparat pemerintah," ujar Wahyu.
Lihat Juga :