Mantan Wakapolri Oegroseno Usul Rekonstruksi Ulang Kasus Vina Cirebon
Rabu, 10 Juli 2024 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Dia curiga, tak dibukanya CCTV bisa jadi ada sesuatu yang diharapkan agar kasus tersebut tak terbuka secara jelas. Maka itu, Propam seharusnya memeriksa penyidik kasus Vina guna memastikan alasan tidak dibukanya CCTV.
"Ada sesuatu yang diharapkan kasus ini tak bisa terbuka secara jelas, ini yang mungkin perlu diperiksa Propam, kenapa penyidik-penyidik waktu itu tak berusaha membuka dari CCTV, kalau misalkan CCTV rusak ya panggil digital forensik, dicek saja, mungkin rusaknya setelah kejadian atau sebelum kejadian kan bisa dicek, teknologi sekarang mudah," jelasnya.
Dia menambahkan, banyak disiplin ilmu yang bisa dipakai untuk membantu pengungkapan kasus tersebut. Bahkan, polisi juga bisa menelusuri sejak sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, disebutkan pula keduanya pernah ke Kuningan.
“Selain CCTV sebenarnya beberapa saksi sebelum terbunuhnya Vina dan Eky yang saya dapatkan dari Liga Akbar, Liga Akbar menurut penasihat hukum sempat bertemu Eki dan Vina sebelum Eki dan Vina berangkat ke Kuningan, ini kan peristiwa sebelum kejadian, seharusnya berjalan dari sini atau mungkin sebelumnya lagi kalau ada peristiwa,” imbuhnya.
"Kalau enggak berangkat dari sini, dari sini penyidik harusnya berangkat ke Kuningan, ke Kuningan ke mana nih kan bisa ditanya kawan-kawannya, ada enggak pemeriksaan misalnya di Kuningan, saksi di mana, mereka kan katanya datangi acara apa, pasti kan ada kalanya di situ cerita, apakah di situ ada keributan dan sebagainya, ini enggak pernah dibuktikan,” pungkasnya.
"Ada sesuatu yang diharapkan kasus ini tak bisa terbuka secara jelas, ini yang mungkin perlu diperiksa Propam, kenapa penyidik-penyidik waktu itu tak berusaha membuka dari CCTV, kalau misalkan CCTV rusak ya panggil digital forensik, dicek saja, mungkin rusaknya setelah kejadian atau sebelum kejadian kan bisa dicek, teknologi sekarang mudah," jelasnya.
Dia menambahkan, banyak disiplin ilmu yang bisa dipakai untuk membantu pengungkapan kasus tersebut. Bahkan, polisi juga bisa menelusuri sejak sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, disebutkan pula keduanya pernah ke Kuningan.
“Selain CCTV sebenarnya beberapa saksi sebelum terbunuhnya Vina dan Eky yang saya dapatkan dari Liga Akbar, Liga Akbar menurut penasihat hukum sempat bertemu Eki dan Vina sebelum Eki dan Vina berangkat ke Kuningan, ini kan peristiwa sebelum kejadian, seharusnya berjalan dari sini atau mungkin sebelumnya lagi kalau ada peristiwa,” imbuhnya.
"Kalau enggak berangkat dari sini, dari sini penyidik harusnya berangkat ke Kuningan, ke Kuningan ke mana nih kan bisa ditanya kawan-kawannya, ada enggak pemeriksaan misalnya di Kuningan, saksi di mana, mereka kan katanya datangi acara apa, pasti kan ada kalanya di situ cerita, apakah di situ ada keributan dan sebagainya, ini enggak pernah dibuktikan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :