HIPMI Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintahan Prabowo Tercapai
Selasa, 09 Juli 2024 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo Capai Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2025
“Tingkat efisien dari sistem ekonomi juga perlu diperhatikan, agar angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dari 6 saat ini, menjadi lebih kecil daripada 4, untuk menjaga daya beli masyarakat agar konsumsi tumbuh, memperbaiki iklim investasi, membangun industri dan lainnya. Saya yakin, itu akan dilakukan oleh Prabowo, di awal 2025 dan seterusnya,” ucap Derana.
Calon Ketua Umum Hipmi Jaya ini meyakini Prabowo dapat menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif, salah satunya dengan secepatnya mengatasi rendahnya kualitas angkatan kerja dan mencegah deindustrialisasi dini.
Rangga menilai rendahnya kualitas angkatan kerja menyebabkan bonus demografi, tidak banyak memberi manfaat ke industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Selain untuk mencapai pertumbuhan 8%, industrialisasi dengan bonus demografi yang berkualitas, tentunya akan mengakselerasi perekonomian Indonesia, bahkan kita dapat keluar dari middle income trap, menumu negara berpenghasilan tertinggi,” katanya.
“Tingkat efisien dari sistem ekonomi juga perlu diperhatikan, agar angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dari 6 saat ini, menjadi lebih kecil daripada 4, untuk menjaga daya beli masyarakat agar konsumsi tumbuh, memperbaiki iklim investasi, membangun industri dan lainnya. Saya yakin, itu akan dilakukan oleh Prabowo, di awal 2025 dan seterusnya,” ucap Derana.
Calon Ketua Umum Hipmi Jaya ini meyakini Prabowo dapat menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif, salah satunya dengan secepatnya mengatasi rendahnya kualitas angkatan kerja dan mencegah deindustrialisasi dini.
Rangga menilai rendahnya kualitas angkatan kerja menyebabkan bonus demografi, tidak banyak memberi manfaat ke industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Selain untuk mencapai pertumbuhan 8%, industrialisasi dengan bonus demografi yang berkualitas, tentunya akan mengakselerasi perekonomian Indonesia, bahkan kita dapat keluar dari middle income trap, menumu negara berpenghasilan tertinggi,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :