Masih Semrawut, Partai Perindo Minta Pemerintah Evaluasi Anggaran Pendidikan
Selasa, 09 Juli 2024 - 09:29 WIB
loading...
Ketua DPP Bidang Pedesaan dan Potensi Kedaerahan Perindo, Gardian Muhammad menegaskan, Perindo komitmen terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo menegaskan komitmennya terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Ketua DPP Bidang Pedesaan dan Potensi Kedaerahan Perindo, Gardian Muhammad.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sesuai dengan amanat Indonesia, bahwa salah satu cita cita pendiri bangsa kita ini adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.
Pandangan tersebut disampaikan Gardian, lantaran keresahan publik saat ini terhadap pendidikan kiat mencuat.
"Mulai dari banyak kritik terhadap Kurikulum Merdeka, kritik terhadap kesejahteraan guru, kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sampai ke dalam hal yang fundamental yaitu pembagian komposisi anggaran," kata Gardian ketika dihubungi SINDOnews, Selasa(9/7/2024).
Baca juga: Kebijakan Pendidikan Pemerintah Harus Mendukung Lembaga Pendidikan Swasta
Gardian menilai, komposisi anggaran pendidikan seharusnya menjadi prioritas dan dilakukan secara adil berdasarkan proporsi yang seharusnya.
Sebagai contoh adalah alokasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya 7 triliun (1,1 persen) dari total anggaran 20 persen. sedangkan Sekolah Kedinasan mencapai hampir 32 triliun, yakni sekitar 400 persen lebih banyak.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sesuai dengan amanat Indonesia, bahwa salah satu cita cita pendiri bangsa kita ini adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.
Pandangan tersebut disampaikan Gardian, lantaran keresahan publik saat ini terhadap pendidikan kiat mencuat.
"Mulai dari banyak kritik terhadap Kurikulum Merdeka, kritik terhadap kesejahteraan guru, kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sampai ke dalam hal yang fundamental yaitu pembagian komposisi anggaran," kata Gardian ketika dihubungi SINDOnews, Selasa(9/7/2024).
Baca juga: Kebijakan Pendidikan Pemerintah Harus Mendukung Lembaga Pendidikan Swasta
Gardian menilai, komposisi anggaran pendidikan seharusnya menjadi prioritas dan dilakukan secara adil berdasarkan proporsi yang seharusnya.
Sebagai contoh adalah alokasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya 7 triliun (1,1 persen) dari total anggaran 20 persen. sedangkan Sekolah Kedinasan mencapai hampir 32 triliun, yakni sekitar 400 persen lebih banyak.
Lihat Juga :