Soroti Inefisiensi Anggaran Daerah, Tito: Dana Rp5 Miliar Perjalanan Dinas Rp10 Miliar
Senin, 08 Juli 2024 - 17:11 WIB
loading...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyoroti tidak efisiennya penggunaan anggaran di daerah. Foto/SINDOnews/riyan rizki roshali
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyoroti tidak efisiennya penggunaan anggaran yang ada di daerah. Tito menyebut anggaran belanja daerah banyak habis untuk gaji.
Hal itu disampaikan Tito saat menjadi keynote speaker pada acara “Rakornas Penguatan Komitmen Pengawasan Penyelenggaraan Pemda dalam Pemberantasan Korupsi” di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/7/2024).
“Belanja yang kita lihat kerawanan tertinggi tidak efisien dalam menyusun postur anggaran belanja. Belanja habis untuk belanja pegawai. Gaji dan tambahan penghasilan lainnya,” ucap Tito.
Baca juga: Mahfud MD Sebut KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada, Ini Tanggapan Mendagri
Tito mengungkapkan, belanja yang ada di daerah juga tidak efisien. Dalam membuat sebuah program, kata dia, banyak tambahan anggaran lainnya untuk pendukung program yang tidak efisien.
Hal itu disampaikan Tito saat menjadi keynote speaker pada acara “Rakornas Penguatan Komitmen Pengawasan Penyelenggaraan Pemda dalam Pemberantasan Korupsi” di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/7/2024).
“Belanja yang kita lihat kerawanan tertinggi tidak efisien dalam menyusun postur anggaran belanja. Belanja habis untuk belanja pegawai. Gaji dan tambahan penghasilan lainnya,” ucap Tito.
Baca juga: Mahfud MD Sebut KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada, Ini Tanggapan Mendagri
Tito mengungkapkan, belanja yang ada di daerah juga tidak efisien. Dalam membuat sebuah program, kata dia, banyak tambahan anggaran lainnya untuk pendukung program yang tidak efisien.
Lihat Juga :