Pengamat Ungkap Cara PDIP Memenangkan Paslon di Pilkada
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi apresiasi tentu saja buat PDIP di bawah Ibu Megawati dan Mas Bambang Pacul sebagai Ketua Bappilu agar calon tidak kehilangan arah," tambah dia. (Baca juga: Gaya Jokowi Keliling Kebun Raya Bogor Naik "Soekarno-Hatta")
Burhanuddin melihat, banyak kepala daerah yang dimenangkan oleh PDIP justru datang dari sistem politik yang mereka terapkan. Ia melihat, fakta itu banyak terjadi di Jawa Tengah, tak ayal, wilayah ini sampai sekarang mayoritas dikuasai oleh PDIP.
Untuk di konstestasi daerah paling rumit seperti Jakarta, kata Burhanuddin, PDI Perjuangan telah membuktikannya di Pilgub DKI 2012. Saat itu, PDI Perjuangan mendukung pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.
"Saya ingat betul waktu Pak Jokowi diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2012. Waktu itu modal pertama kali Pak Jokowi maju disurvei itu 3,8 persen, bisa cek data saya. Kemudian 6 bulan sebelum pilkada elektabilitas 8 persen, yang kenal cuma 15 persen, tetapikan PDI Perjuangan luar biasa melakukan gotong royong politik ini semua infrastruktur partai dikerahkan," ucap Burhanuddin.
Burhanuddin memandang, PDI Perjuangan juga mengerahkan gerakannya ke pinggiran Jakarta. Bahkan, PDI Perjuangan mengganggap kemenangan Jokowi bukan urusan personal, melainkan pertaruhan atau ujian martabat.
Burhanuddin melihat, banyak kepala daerah yang dimenangkan oleh PDIP justru datang dari sistem politik yang mereka terapkan. Ia melihat, fakta itu banyak terjadi di Jawa Tengah, tak ayal, wilayah ini sampai sekarang mayoritas dikuasai oleh PDIP.
Untuk di konstestasi daerah paling rumit seperti Jakarta, kata Burhanuddin, PDI Perjuangan telah membuktikannya di Pilgub DKI 2012. Saat itu, PDI Perjuangan mendukung pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.
"Saya ingat betul waktu Pak Jokowi diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2012. Waktu itu modal pertama kali Pak Jokowi maju disurvei itu 3,8 persen, bisa cek data saya. Kemudian 6 bulan sebelum pilkada elektabilitas 8 persen, yang kenal cuma 15 persen, tetapikan PDI Perjuangan luar biasa melakukan gotong royong politik ini semua infrastruktur partai dikerahkan," ucap Burhanuddin.
Burhanuddin memandang, PDI Perjuangan juga mengerahkan gerakannya ke pinggiran Jakarta. Bahkan, PDI Perjuangan mengganggap kemenangan Jokowi bukan urusan personal, melainkan pertaruhan atau ujian martabat.
Lihat Juga :