Menkominfo Harap Layanan Telemedisin Tembus ke Wilayah 3T di Indonesia
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kebiasaan baru di sektor layanan kesehatan jadi indikator kuat bahwa Covid adalah katalis yang bisa mempercepat transformasi digital nasional. Momentum yang menurut arahan Presiden Joko Widodo tidak boleh dilewatkan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Upaya ini tercakup dalam bingkai besar agenda bangsa yaitu percepatan transformasi layanan digital nasional," kata Johnny G Plate.
Plate berharap, layanan telemedisin bisa mencapai wilayah 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar di seluruh Indonesia. Karena itu, Plate berharap adanya kerja sama lintas kementerian antara Kominfo, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, Asosiasi Telemedisin Indonesia (Atensi) dan juga seluruh ekosistem untuk bisa mewujudkan telemedisin ke seluruh wilayah Indonesia.
Untuk mengatasi permasalahan internet yang belum merata di seluruh wiilayah, Plate mengungkapkan, Kominfo sudah menyiapkan program pembangunan infrasturktur internet layanan sinyal 4G.
"Kami berharap, nantinya disparitas internet antarorang dan antarwilayah bisa diperkecil. Dari data yang kami punya, ada 12.548 desa dan kelurahan dan 150 ribu titik layanan publik yang belum terjangkau internet khususnya daerah 3T," jelas Plate.
Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan, telemedisin sangat membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena, infrastruktur layanan kesehatan di Indonesia masih belum memadai.
"Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta hanya mempunyai 10.168 puskesmas, 2.877 Rumah Sakit, 9.205 klinik dan 30.260 apotek. Karena itu, layanan kesehatan secara digital seperti telemedisin akan memudahkan akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Oscar yang mewakili Menteri Kesehatan Agus Terawan sebagai pembicara kunci.
Plate berharap, layanan telemedisin bisa mencapai wilayah 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar di seluruh Indonesia. Karena itu, Plate berharap adanya kerja sama lintas kementerian antara Kominfo, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, Asosiasi Telemedisin Indonesia (Atensi) dan juga seluruh ekosistem untuk bisa mewujudkan telemedisin ke seluruh wilayah Indonesia.
Untuk mengatasi permasalahan internet yang belum merata di seluruh wiilayah, Plate mengungkapkan, Kominfo sudah menyiapkan program pembangunan infrasturktur internet layanan sinyal 4G.
"Kami berharap, nantinya disparitas internet antarorang dan antarwilayah bisa diperkecil. Dari data yang kami punya, ada 12.548 desa dan kelurahan dan 150 ribu titik layanan publik yang belum terjangkau internet khususnya daerah 3T," jelas Plate.
Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan, telemedisin sangat membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena, infrastruktur layanan kesehatan di Indonesia masih belum memadai.
"Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta hanya mempunyai 10.168 puskesmas, 2.877 Rumah Sakit, 9.205 klinik dan 30.260 apotek. Karena itu, layanan kesehatan secara digital seperti telemedisin akan memudahkan akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Oscar yang mewakili Menteri Kesehatan Agus Terawan sebagai pembicara kunci.
Lihat Juga :