Bicara Konser Taylor Swift, Jokowi Ungkap Aliran Uang Indonesia Menuju Singapura
Senin, 24 Juni 2024 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
"Yang nonton saya kira lebih dari separuh itu orang Indonesia. Karena penggemar Taylor Swift kalau kita lihat di Spotify itu 2,2 juta orang. Diselenggarakan selama 3 jam setiap harinya, dan dihadiri totalnya 360.000 orang berbondong-bondong ke Singapura. Sekali lagi, saya pastikan separuh dari yang nonton itu orang Indonesia. Mungkin banyak yang hadir di sini yang nonton ke sana," jelasnya.
Karena banyaknya orang Indonesia nonton konser tersebut di Singapura, kata Jokowi, maka Indonesia kehilangan uang.
Baca juga: Kapolri Luncurkan Digitalisasi Layanan Perizinan Event, Proses Paling Lama 14 Hari
"Apa yang terjadi kalau kita berbondong-bondong nontonnya ke Singapura? itu ada yang namanya capital outflow. Aliran uang dari Indonesia menuju ke Singapura, kita kehilangan. Kehilangan uang bukan hanya untuk beli tiket, tapi kehilangan uang Indonesia untuk bayar hotel, makan, untuk transport dan lain-lainnya," kata Jokowi.
Jokowi bertanya-tanya mengapa Singapura bisa sukses menyelenggarakan konser musisi besar, seperti Taylor Swift. Menurutnya, hal itu dikarenakan kecepatan pelayanan.
Karena banyaknya orang Indonesia nonton konser tersebut di Singapura, kata Jokowi, maka Indonesia kehilangan uang.
Baca juga: Kapolri Luncurkan Digitalisasi Layanan Perizinan Event, Proses Paling Lama 14 Hari
"Apa yang terjadi kalau kita berbondong-bondong nontonnya ke Singapura? itu ada yang namanya capital outflow. Aliran uang dari Indonesia menuju ke Singapura, kita kehilangan. Kehilangan uang bukan hanya untuk beli tiket, tapi kehilangan uang Indonesia untuk bayar hotel, makan, untuk transport dan lain-lainnya," kata Jokowi.
Jokowi bertanya-tanya mengapa Singapura bisa sukses menyelenggarakan konser musisi besar, seperti Taylor Swift. Menurutnya, hal itu dikarenakan kecepatan pelayanan.
Lihat Juga :