Relawan Jokowi-Ma'ruf Gelar Sayembara Rp100 Miliar Buktikan Kecurangan Pemilu

Minggu, 28 April 2019 - 21:01 WIB
Relawan Jokowi-Maruf...
Relawan Jokowi-Ma'ruf Gelar Sayembara Rp100 Miliar Buktikan Kecurangan Pemilu
A A A
DEPOK - Tujuh elemen pendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta agar isu tudingan kecurangan dihentikan. Tujuh elemen pendukung Jokowi-Ma'ruf pun menggelar sayembara dengan hadiah Rp100 miliar bagi siapapun yang dapat membuktikan tudingan kecurangan tersebut.

Tujuh elemen ini tergabung dalam Aliansi Relawan Pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Tujuh elemen yang tergabung dalam Team 7 Jokowi Center Foundation, Forum Kajian Fitnah Akhir Jaman, Militan 34, Muslim Cyber Army–Sahabat Jokowi, Panca Tunggal-Banten, Jawara Dukung Jokowi (Wardjo).

"Kami yakin tidak ada kecurangan masif baik secara struktural dan lainnya, yang ada permasalahan biasa dalam pemilu dan jumlahnya juga tidak banyak," kata Ketua Muslim Cyber Army (MCA) Diki Candra di Depok, Minggu (28/4/2019).

Diki meminta agar pihak-pihak yang menuding adanya kecurangan membuktikan hal tersebut. Karena yang diinginkan adalah situasi yang kondusif pasca-pemilu. Para pendukung Jokowi-Ma'ruf bahkan rela saweran untuk menggelar sayembara. Hadiah yang disediakan sebesar Rp 100 miliar bagi siapapun yang dapat membuktikan tudingan kecurangan tersebut. Dana tersebut berasal dari sejumlah pengusaha muslim Indonesia.

"Tantangan Rp 100 Miliar, bagi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi juga pendukungnya apabila mampu membuktikan kecurangan masif yang dilakukan oleh paslon 01. Minimal 5% suara pada Pilpres 2019," tegasnya.

Diki menuturkan, pengamatan pihaknya banyak terjadi provokasi yang pada akhirnya mencederai Pemilu 2019. Salah satunya kalimat curang yang sering terdengar dan ditujukan kepada Jokowi maupun KPU. "Kami yakin tidak ada kecurangan masif baik secara struktural dan lainnya, yang ada permasalahan biasa dalam pemilu dan jumlahnya juga tidak banyak," ucapnya.

Diki mempersilakan, kepada seluruh kalangan untuk membuktikan kecurangan tersebut secara ilmiah. Nanti, ada tim yang akan menilai kebenarannya. "Nanti tim kami yang menilai, secara transparan apabila terbukti benar ada kecurangan tentu bonus berupa uang itu akan segera kami serahkan," jelasnya.

Cara ini, diakui oleh pihak koalisi pemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah sebuah solusi yang mujarab untuk meredam seluruh isu dan informasi hoaks, hingga akhir penetapan Pilpres. "Uang ini hasil donasi dari 17 pengusaha muslim, deadline pembuktian kecurangan yaitu satu hari sebelum pengumuman KPU. Paling lambat pukul 12.00 WIB siang," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved