Kusnadi Asisten Hasto Diperiksa KPK 8 Jam: Alhamdulillah Dikasih Makan 2 Kali

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:32 WIB
loading...
Kusnadi Asisten Hasto...
Asisten Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi telah menjalani pemeriksaan penyidik KPK terkait kasus dugaan suap penetapan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang menjerat Harun Masiku. Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Asisten Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi telah menjalani pemeriksaan penyidik KPK terkait kasus dugaan suap penetapan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang menjerat Harun Masiku. Kusnadi diperiksa selama sekitar delapan jam.

Pantauan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024), Kusnadi keluar sekitar pukul 18.33 WIB setelah hadir pukul 10.05 WIB. Usai diperiksa, Kusnadi menyebutkan bahwa materi pemeriksaan terhadap dirinya mengenai penyitaan handphone (HP) yang dilakukan oleh penyidik. Ia menuturkan, tidak ada percakapan terkait Harun Masiku (HM).

“Masih (materi pemeriksaan terkait penyitaan handphone). Enggak ada percakapan HM, ya percakapan biasa aja,” kata Kusnadi kepada awak media.

Kusnadi menjelaskan, percakapan yang dimaksud yakni percakapan dirinya dengan anggota partai lainnya terkait pembayaran agenda internal PDIP yang pernah dilakukan. “Percakapan saya dengan staf, staf DPP. (Obrolan) ya pembayaran, pembayaran wayang kemarin wayangan itu pembayaran-pembayaran aja kok,” ujar dia.

Saat ditanyakan awak media perihal pernah melihat Harun Masiku, Kusnadi mengaku pernah melihatnya. “Ya, pernah (melihat Harun Masiku). (Suasana pemeriksaan) Alhamdulillah dikasih makan 2 kali. (Ruang pemeriksaan dingin) ya lumayan,” jelas Kusnadi seraya meninggalkan Gedung KPK.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Berita Terkini
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved