Tak Hanya IRT dan Pekerja Lepas, Judi Online Juga Merambah Anak-anak dan Pelajar
Selasa, 18 Juni 2024 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
"Oleh karena itu, arahan Bapak Presiden RI kemarin agar masyarakat menghindari judi online, uang sebaiknya dikelola untuk hal produktif, ditabung, untuk pendidikan, dan lainnya. Seyogianya, masyarakat memang mengelola dananya dengan menghindari judi online," imbaunya.
Natsir menambakan dari data transaksi dan pengaduan masyarakat yang PPATK terima diketahui banyak anak-anak kelompok usia SD, SMP, para pengemis yang menjadi pelaku judi online.
Baca juga: Doyan Main Judi Online, ASN Jabar Siap-siap Terima Sanksi Berat
"Mereka yang tak memiliki pekerjaan, para pekerja sektor informal yang secara sendiri-sendiri, khususnya yang sudah dewasa atau berkelompok, khususnya usia anak-anak dengan menghimpun dana dalam kelompok-kelompok tertentu, yang bermain Judok dengan menggunakan nama dan rekening perantaranya," paparnya.
Natsir menambakan dari data transaksi dan pengaduan masyarakat yang PPATK terima diketahui banyak anak-anak kelompok usia SD, SMP, para pengemis yang menjadi pelaku judi online.
Baca juga: Doyan Main Judi Online, ASN Jabar Siap-siap Terima Sanksi Berat
"Mereka yang tak memiliki pekerjaan, para pekerja sektor informal yang secara sendiri-sendiri, khususnya yang sudah dewasa atau berkelompok, khususnya usia anak-anak dengan menghimpun dana dalam kelompok-kelompok tertentu, yang bermain Judok dengan menggunakan nama dan rekening perantaranya," paparnya.
(kri)
Lihat Juga :