alexametrics

Quick Count Tiga Lembaga Survei Menangkan Jokowi-Ma'ruf

loading...
Quick Count Tiga Lembaga Survei Menangkan Jokowi-Maruf
Capres Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menunjukan surat suara saat menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat. Foto/SINDO/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Hasil quick count atau hitung cepat Pilpres 2019 memasuki penghitungan akhir. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin kokoh mengungguli pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Hasil tersebut berdasarkan hitung cepat atau quick qount tiga lembaga survei yang bekerja sama dengan SINDOnews, yakni Voxpol Center, LSI Denny JA, dan Indikator. Dari tiga lembaga survei tersebut, semuanya memenangkan pasangan Jokowi -Ma'ruf Amin.

Seperti LSI Denny JA yang sudah merampungkan 98,60 persen data dengan keunggulan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan keunggulan 55,65 persen berbanding 44,35 persen untuk pasangan Prabowo-Sandi.



Selanjutnya Indikator Politik, dimana pasangan petahana itu unggul 53,89 persen berbanding pasangan penantang 46,11 persen dengan 93,81 persen suara masuk.

Sementara, Voxpol Center yang sudah mengumpulkan 82,3 persen pun mendapati hasil 56,16 persen untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf berbanding 43,84 persen untuk Prabowo-Sandi.

Setelah dipastikan menang melalui quick count, Pasangan Jokowi-Ma'ruf langsung memberikan pernyataan singkat. Bersama wakilnya KH Ma’ruf Amin, Jokowi menyampaikan tiga poin penting.

Pertama, Jokowi meminta para pendukungnya tetap menunggu penghitungan resmi KPU atas hasil perolehan suara Pilpres 2019.

"Kedua, dari indikasi exit poll dan juga quick count tadi sudah kita lihat semua, tapi kita harus bersabar, bersabar menunggu penghitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi dalam pernyataannya di Djakarta Theatre, Jl MH Thamrin, Jakpus, Rabu (17/4/2019).

Jokowi juga menyampaikan apresiasi terhadap KPU, Bawaslu, dan DKPP. Pemilu Serentak 2019 dinilai sudah berjalan dengan jujur dan adil.

"Terima kasih juga kita sampaikan kepada TNI dan Polri yang telah mengamankan keamanan dan ketertiban sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Namun, berbeda dengan hasil quick count Pilpres 2019, Capres Prabowo Subianto menyatakan hal sebaliknya. Prabowo mengklaim bahwa dirinya menjadi pemenang Pilpres 2019.

Kemenangan pasangan Prabowo-Sandi tersebut berdasarkan hasil exit poll yang dilakukan internal, yakni BPN Prabowo-Sandiaga Uno di 5000 tempat pemungutan suara (TPS).

Menurut data yang diperoleh tim Prabowo Subianto, dirinya memenangkan sebanyak 55,4 persen dari versi exit poll.

"Dari hasil exit poll yang dilakukan di 5.000 TPS, kita menang 55,4 persen," kata Prabowo Subianto, Rabu (17/4/2019).

Quick count atau hitung cepat adalah metode verifikasi hasil pemilihan umum yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel. Hasil quick count ini merupakan hasil sementara. Hingga saat ini, data terbaru masih masuk ke lembaga survei yang mengadakan quick count.

Data quick count bukan hasil resmi Pilpres 2019. Hasil resmi pemilu menunggu penghitungan suara secara manual dari KPU.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak