Upaya Hanura Bikin Politik Tanpa Mahar di Pilkada Serentak 2024
Selasa, 11 Juni 2024 - 19:37 WIB
loading...
Partai Hanura menolak praktik mahar politik dalam seleksi calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Partai Hanura menolak praktik mahar politik dalam seleksi calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, politik transaksional dianggap merongrong integritas partai.
Sekretaris Jenderal Partai Hanura Benny Rhamdani mengungkapkan ada berbagai cara dilakukan untuk politik transaksional tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin ada sejumlah oknum yang mengaku kenal dengan unsur pimpinan partai dan menjanjikan rekomendasi Hanura.
"Saya sebut itu sebagai penipu. Hati-hati dengan penipuan ini, mereka bahkan bisa saja mengaku kenal dengan Ketua Umum Partai Hanura (Oesman Sapta Odang atau OSO, red) dan pengurus lain," ujar Benny dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Baca juga: Sambangi Markas DPW Partai Perindo, Bendum DPD Hanura: Kami Ingin Jalin Komunikasi Politik
Pihaknya sudah mendeteksi upaya-upaya oknum yang mencoba menghubungi petinggi Partai Hanura dengan menawarkan jalur khusus melalui mahar politik. “Kami melarang pertemuan di luar Kantor DPP untuk membahas calon pilkada. Kami pantau ada yang mulai berupaya memainkan mahar politik, tapi terus kami halau," tuturnya.
Sekretaris Jenderal Partai Hanura Benny Rhamdani mengungkapkan ada berbagai cara dilakukan untuk politik transaksional tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin ada sejumlah oknum yang mengaku kenal dengan unsur pimpinan partai dan menjanjikan rekomendasi Hanura.
"Saya sebut itu sebagai penipu. Hati-hati dengan penipuan ini, mereka bahkan bisa saja mengaku kenal dengan Ketua Umum Partai Hanura (Oesman Sapta Odang atau OSO, red) dan pengurus lain," ujar Benny dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/6/2024).
Baca juga: Sambangi Markas DPW Partai Perindo, Bendum DPD Hanura: Kami Ingin Jalin Komunikasi Politik
Pihaknya sudah mendeteksi upaya-upaya oknum yang mencoba menghubungi petinggi Partai Hanura dengan menawarkan jalur khusus melalui mahar politik. “Kami melarang pertemuan di luar Kantor DPP untuk membahas calon pilkada. Kami pantau ada yang mulai berupaya memainkan mahar politik, tapi terus kami halau," tuturnya.
Lihat Juga :