Seminar UNESA: Membangun Masa Depan Bangsa dengan Pemuda, Teknologi, dan Komitmen Kebangsaan
Senin, 10 Juni 2024 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu tantangan utama adalah kesenjangan digital. Tidak semua wilayah atau individu memiliki akses yang sama terhadap teknologi dan internet.
"Pemerintah perlu memastikan bahwa infrastruktur digital tersedia dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil dan marginal," ucapnya.
Capt Hakeng menuturkan pemuda memiliki keunggulan kompetitif dalam adaptasi dan inovasi teknologi. Dalam era Revolusi Industri 5.0, pemuda Indonesia sering mempelopori startup yang menawarkan solusi inovatif untuk berbagai masalah sosial dan ekonomi.
“Dengan partisipasi aktif dalam komunitas teknologi dan jaringan profesional, pemuda berperan penting dalam membentuk ekosistem digital yang inklusif dan dinamis, termasuk melalui peran mereka dalam inkubator dan akselerator teknologi,” ujarnya.
Partisipasi pemuda dalam program pelatihan dan edukasi sangat penting untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat luas, termasuk kelompok rentan yang mungkin tertinggal dalam transformasi digital.
“Maka komitmen kebangsaan diperkuat melalui pemberdayaan ekonomi lokal dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung UMKM serta ekonomi kreatif yang dapat memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pengamat maritim dari ISC ini mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan melalui integrasi teknologi juga harus memberikan akses yang lebih luas dan kualitas pendidikan lebih baik.
"Pemerintah perlu memastikan bahwa infrastruktur digital tersedia dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil dan marginal," ucapnya.
Capt Hakeng menuturkan pemuda memiliki keunggulan kompetitif dalam adaptasi dan inovasi teknologi. Dalam era Revolusi Industri 5.0, pemuda Indonesia sering mempelopori startup yang menawarkan solusi inovatif untuk berbagai masalah sosial dan ekonomi.
“Dengan partisipasi aktif dalam komunitas teknologi dan jaringan profesional, pemuda berperan penting dalam membentuk ekosistem digital yang inklusif dan dinamis, termasuk melalui peran mereka dalam inkubator dan akselerator teknologi,” ujarnya.
Partisipasi pemuda dalam program pelatihan dan edukasi sangat penting untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat luas, termasuk kelompok rentan yang mungkin tertinggal dalam transformasi digital.
“Maka komitmen kebangsaan diperkuat melalui pemberdayaan ekonomi lokal dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung UMKM serta ekonomi kreatif yang dapat memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pengamat maritim dari ISC ini mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan melalui integrasi teknologi juga harus memberikan akses yang lebih luas dan kualitas pendidikan lebih baik.
Lihat Juga :