DPR Soroti Maraknya Aksi Bobol Media Sosial Jelang Pilpres

Jum'at, 05 April 2019 - 09:38 WIB
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Aksi Bobol Media Sosial Jelang Pilpres
A A A
JAKARTA - Maraknya peretasan akun media sosial dan WhatsApp menjelang Pemilu 2019 disoroti oleh Anggota Komisi I DPR, Biem Triani Benjamin.

Menurut dia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bisa bekerja sama dengan TNI dan Polri menyelesaikan masalah tersebut.

"Semua ada siber ya, TNI ada siber, polisi ada siber, seharusnya mereka bekerja sama, sekarang juga kan ada Badan Sandi Siber Negara, ya harus bekerja sama satu sama lain lah," ujar Biem, Jumat (5/4/2019).

Namun, diakuinya, terkadang antara kementerian dan lembaga pemerintah terkesan egosektoral. Mereka tidak bekerja sama karena bekerja sendiri-sendiri.

Menurut dia, presiden harus bersikap tegas terhadap para menteri terkait persoalan ini untuk menuntaskan pembajakan media sosial.

"Yang bisa menyelesaikan sebenarnya top leader-nya, itu presiden," kata putra ketiga seniman Betawi Benyamin Sueb ini. (Baca juga: Marak, Peretasan Akun Medsos dan WA Jelang Pencoblosan )

Dia mengaku, DPR pernah bertanya masalah itu ke pihak WhatsApp (WA). "Kita tanyakan juga ke WA sampai sejauh mana penjagaan data pribadi itu kok sampai masuk gitu," tutur politikus Partai Gerindra ini.

Diketahui, pembajakan itu dialami sejumlah tokoh. Salah satunya Ustaz Haikal Hassan Baras beberapa waktu lalu, akun Twitter miliknya @haikal_hassan, sekira pukul 21.42 WIB, Minggu 24 Maret 2019 di-hack.

Melalui akun Twitter Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, @Dahnilanzar, ustaz Haikal mengungkapkan, twitternya telah di-hack.

Kemudian, Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengaku nomor WA-nya di-hack oleh orang tak dikenal.

Lalu, Akun media sosial (Medsos) Twitter milik Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean diretas. Dalam akun @Ferdinand_Haean bermunculan twit kata-kata kasar, bahkan menampilkan gambar cabul.
(dam)
Berita Terkait
Menkominfo Akan Mendukung...
Menkominfo Akan Mendukung Revisi Pasal Karet di UU ITE
Tak Masuk Prolegnas...
Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021, Pemerintah dan DPR Dinilai Tak Serius Revisi UU ITE
UNESCO Ajak PANDI Promosikan...
UNESCO Ajak PANDI Promosikan Digitalisasi Aksara Nusantara di Level Dunia
Kominfo Tekankan Pentingnya...
Kominfo Tekankan Pentingnya Literasi Digital untuk Wujudkan Pemilu Aman dan Damai
Ketua Bawaslu: Satgas...
Ketua Bawaslu: Satgas Bisa Pidanakan Pelaku Kampanye Hitam di Media Sosial
Konten Berbau SARA,...
Konten Berbau SARA, Dua Akun Media Sosial Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved