TNI Siap Kirim Ribuan Pasukan ke Gaza, Begini Faktanya
Jum'at, 07 Juni 2024 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip keterangan dari laman resmi TNI, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan kesiapan pasukannya untuk ditempatkan sebagai pasukan perdamaian dunia di Jalur Gaza, Palestina. Namun, semua itu dilakukan jika mendapat mandat dari PBB.
Kemudian, ada juga 2 unit kapal rumah sakit yang dilengkapi dengan dokter, perawat serta peralatan kesehatan, rumah sakit lapangan. Sebagai pelengkap, siap diterjunkan pula 2 unit Helikopter TNI AU.
Adapun alasannya karena kedua kapal itu mampu memberikan perawatan bagi masyarakat setempat (Gaza) yang terdampak konflik. Kemudian, ada pula Batalyon Zeni yang diharapkan mampu merehabilitasi konstruksi bangunan.
Lalu, Batalyon Perbekalan juga dapat membuat dapur umum. Sedangkan Batalyon Support difungsikan untuk melakukan pengamanan selama misi berlangsung.
Maka dari itu, TNI sudah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa Kementerian terkait untuk menindaklanjutinya. Sebut saja seperti Kemhan, Kemlu, Kemenkes, dan lainnya.
2. Terjunkan Brigade Komposit
Apabila nantinya mendapat mandat dari PBB, TNI siap mengerahkan Brigade Komposit. Unit ini terdiri atas Batalyon Support, Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Perbekalan.Kemudian, ada juga 2 unit kapal rumah sakit yang dilengkapi dengan dokter, perawat serta peralatan kesehatan, rumah sakit lapangan. Sebagai pelengkap, siap diterjunkan pula 2 unit Helikopter TNI AU.
3. Masing-masing Pasukan Punya Fungsi
Masing-masing bagian dari Brigade Komposit memiliki fungsinya masing-masing. Sebagai contoh, dua kapal yang disiapkan nantinya adalah KRI dr. Radjiman dan KRI dr. Soeharso.Adapun alasannya karena kedua kapal itu mampu memberikan perawatan bagi masyarakat setempat (Gaza) yang terdampak konflik. Kemudian, ada pula Batalyon Zeni yang diharapkan mampu merehabilitasi konstruksi bangunan.
Lalu, Batalyon Perbekalan juga dapat membuat dapur umum. Sedangkan Batalyon Support difungsikan untuk melakukan pengamanan selama misi berlangsung.
4. Masih Butuh Persiapan Administrasi
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerangkan bahwa personel dan materil pasukan sudah dilengkapi. Namun, masih perlu persiapan dari kebutuhan administrasi yang akan ditindaklanjuti.Maka dari itu, TNI sudah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa Kementerian terkait untuk menindaklanjutinya. Sebut saja seperti Kemhan, Kemlu, Kemenkes, dan lainnya.
5. Manfaat Kehadiran TNI di Gaza
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menekankan bahwa pengiriman pasukan perdamaian dari TNI ke Gaza, dilakukan apabila mendapat mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Masalah ini masih terus dikoordinasikan dengan pihak terkait sampai sekarang.Lihat Juga :