RI Ketergantungan Bahan Baku Obat Impor, Jokowi Dinilai Telat Menyadarinya

Jum'at, 01 Mei 2020 - 16:50 WIB
loading...
RI Ketergantungan Bahan...
Pernyataan Presiden Jokowi yang mengakui Indonesia masih ketergantungan bahan baku obat impor, diapresiasi Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengakui Indonesia masih ketergantungan bahan baku obat impor, diapresiasi Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati. Namun Kurniasih menilai, Presiden Jokowi sangat terlambat menyadarinya.

"Bagus kalau Presiden pada akhirnya menyadari bahwa kita sudah lama sangat tergantung dari negara lain dan selalu tertinggal jauh dibandingkan negara lain. Walau sangat terlambat menyadarinya," ujar Kurniasih Mufidayati kepada SINDOnews, Jumat (1/5/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, akhirnya Presiden Jokowi menyadari ketahanan kesehatan saat ini sangat penting sekali, lebih penting dari ketahanan ekonomi. (Baca juga: Jokowi Akui Indonesia Masih Ketergantungan Bahan Baku Obat Impor)

"Karena kesehatan dan nyawa rakyat sangat tergantung pada kebijakan dan aksi kongkrit ketahanan kesehatan di saat Pandemi Covid-19 saat ini," ujar legislator asal daerah pemilihan DKI Jakarta II ini.

Dia melanjutkan, yang paling penting saat ini adalah langkah konkrit apa yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19 yang sampai hari ini belum terlihat solusi yang komprehensif, dari hulu ke hilir. "Selamatkan nyawa rakyat yang lebih penting dan utama saat ini," pungkasnya.

Adapun pengakuan Presiden Jokowi tersebut diungkapkan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), Kamis 30 April 2020. Jokowi mengungkapkan, 95 persen bahan baku obat masih impor.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Luhut Binsar Pandjaitan...
Luhut Binsar Pandjaitan Buka Munas ASPAKI Ke-3 di Jakarta
Dexa Medica Raih Penghargaan...
Dexa Medica Raih Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 dari Kemenkes
Perkuat Pasar Distribusi...
Perkuat Pasar Distribusi Kesehatan, Entitas Anak MDLA Kerja Sama dengan Merck
Pacu Inovasi Kesehatan,...
Pacu Inovasi Kesehatan, Hospital Expo 2025 Hadir September Ini di Jakarta
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved