Mantan Pengacara Vina dan Eky Yakini Saka Tatal Bukan Korban Salah Tangkap
Sabtu, 01 Juni 2024 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkap, dalam perkara kasus pembunuhan Vina dan Eky sejatinya tak dibahas tentang persoalan asusila, hanya dibahas tentang persoalan pembunuhan saja berkaitan Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP. Dari 8 terdangka yang telah diciduk polisi kala itu, Saka Tatal menjadi orang yang lebih dahulu menjalani persidangan lantaran dia kala itu masih di bawah umur.
Baca juga: Razman Nasution Sebut Pegi Terduga Pembunuh Vina dan Eky Suporter Persija Garis Keras
Yosi menjelaskan, saat sidang perkara kasus pembunuhan Vina dan Eky digelar di pengadilan, dia memang mempertanyakan mengapa sampai sidangnya itu digelar secara tertutup. Hanya saja, pihak pengadilan menjelaskan sidang dilakukan tertutup karena berkaitan persoalan asusila meski faktanya dalam sidang tak ada materi asusila yang disajikan, hanya ada materi pembunuhannya saja.
Kini, tambahnya, pasca adanya film Vina di layar lebar, dia justru heran mengapa saat ini malah muncul kehebohan dan keriuhan di kalangan masyarakat, apalagi sampai ada isu salah tangkap pada pelaku pembunuh Vina. Pasalnya, saat kasus itu digelar di persidangan, tak ada keributan ataupun kehebohan di kalangan masyarakat sebagaimana saat ini.
"Saat itu tak ada soal salah tangkap, di pengadilan pun tak ada masalah, lancar-lancar saja, masalah hanya di awal saja karena masyarakat ingin lihat siapa sih pembunuh-pembunuh itu, tapi ternyata sidangnya terutup. Makanya saya kaget 8 tahun ke depan, setelah viralnya film Vina, kok bermunculan ini salah tangkap," katanya.
Baca juga: Razman Nasution Sebut Pegi Terduga Pembunuh Vina dan Eky Suporter Persija Garis Keras
Yosi menjelaskan, saat sidang perkara kasus pembunuhan Vina dan Eky digelar di pengadilan, dia memang mempertanyakan mengapa sampai sidangnya itu digelar secara tertutup. Hanya saja, pihak pengadilan menjelaskan sidang dilakukan tertutup karena berkaitan persoalan asusila meski faktanya dalam sidang tak ada materi asusila yang disajikan, hanya ada materi pembunuhannya saja.
Kini, tambahnya, pasca adanya film Vina di layar lebar, dia justru heran mengapa saat ini malah muncul kehebohan dan keriuhan di kalangan masyarakat, apalagi sampai ada isu salah tangkap pada pelaku pembunuh Vina. Pasalnya, saat kasus itu digelar di persidangan, tak ada keributan ataupun kehebohan di kalangan masyarakat sebagaimana saat ini.
"Saat itu tak ada soal salah tangkap, di pengadilan pun tak ada masalah, lancar-lancar saja, masalah hanya di awal saja karena masyarakat ingin lihat siapa sih pembunuh-pembunuh itu, tapi ternyata sidangnya terutup. Makanya saya kaget 8 tahun ke depan, setelah viralnya film Vina, kok bermunculan ini salah tangkap," katanya.
(abd)
Lihat Juga :