Anak SYL Ngaku Mobil Berlogo Nasdem yang Disita KPK Tak Miliki Surat

Rabu, 29 Mei 2024 - 17:04 WIB
loading...
Anak SYL Ngaku Mobil...
Anak mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo Syahrul Putra mengungkap mobil berlogo Partai Nasdem yang disita oleh KPK tidak memiliki surat-surat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anak mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) , Kemal Redindo Syahrul Putra mengungkap mobil berlogo Partai Nasdem yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memiliki surat-surat. Hal itu diungkap saat menjadi saksi pada sidang kasus gratifikasi dan pemerasan yang dilakukan SYL di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2025).

Awalnya Kemal dipertanyakan terkait aset yang dimilikinya dimulai dari tempat tinggal atau rumah. Kemal dalam kesaksikannya menyebut bahwa ia memiliki rumah dari pemberian ayahnya.

Baca juga: Keluarga Siap Kembalikan Uang Korupsi SYL di Kementan

"Kalau punya rumah, punya bapak, satu, tetapi itu rumah pemberian orang tua, belum pernah beli rumah sendiri," ujar Kemal menjawab Penasihat Hukum SYL, Djamaludin Koedoeboen.

Kemal menyebut bahwa rumah itu diberikan saat SYL tengah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan. Djamaludin pun masuk mendalami kepemilikan kendaraan dari Kemal. Kemal pun menjelaskan bahwa dirinya mempunyai sejumlah kendaraan roda empat yang sering diperjualbelikan.

"Senang jual beli mobil, jadi kalau ada yang saya suka saya beli, kalau ada yang nawar itu saya lepas. Jadi Kendaraan itu keluar masuk. Nah oleh karena itu, yang ada sampai saat ini itu ada hibah dari Pak Syahrul itu ada Hardtop," jelasnya.

Djamaludin pun mempertanyakan mobil-mobil yang pernah disita oleh KPK dalam kasus ini. Menurutnya, dalam sitaan itu hanya satu yang memang kepemilikan dari SYL.

"Terkait dengan mobil pernah tidak disita dengan KPK?" tanya penasihat hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rekomendasi
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Berita Terkini
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved